Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto. Dok. BNPB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto. Dok. BNPB

190.660 Spesimen Diperiksa dengan PCR dan TCM

Nasional Virus Korona virus corona
Kautsar Widya Prabowo • 18 Mei 2020 18:09
Jakarta: Pemerintah memasifkan pemeriksaan sampel untuk mendeteksi penyebaran virus korona (covid-19). Sebanyak 190.660 spesimen telah diperiksa hinggapukul 12.00 WIB, Senin, 18 Mei 2020, .
 
"Kasus (covid-19) hanya bisa kita kendalikan dengan tes secara masif, dan lebih agresif," ujar juru bicara pemerintah untuk covid-19, Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin, 18 Mei 2020.
 
Pengujian spesimen dilakukan melalui dua metode, menggunakan real-time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Sebanyak 76 laboratorium se-Indonesia telah beroperasi dengan menggunakan metode tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 189.575 spesimen diperiksa menggunakan metode RT-PCR dan 1.085 spesimen diperiksa melalui TCM. Kasus diperiksa mencapai 143.035 orang. Metode RT-PCR memeriksa sampel dari 142.462 orang dan TCM memeriksa spesimen 573 orang.
 
Baca: 4.324 Pasien Covid-19 Sembuh
 
Dari hasil pemeriksaan, sebanyaksebanyak 18.010 orang dinyatakan positif covid. Sedangka 125.025 orang negatif terinfeksi virus korona.
 
Data teranyar dari 389 kabupaten/kota di 34 provinsi, sebanyak 18.010 pasien positif covid-19. Sebanyak 4.324 orang dinyatakan sembuh dan 1.191 meninggal akibat virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok itu.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini: https://www.medcom.id/corona
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif