Panglima Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Foto: Medcom.id/Deny Irwanto
Panglima Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Foto: Medcom.id/Deny Irwanto

Pemerintah Terbuka untuk Rizieq Shihab

Nasional Rizieq Shihab
Misbahol Munir • 29 November 2019 15:58
Jakarta: Beberapa minggu belakangan ini publik dihebohkan kabar pencekalan Panglima Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang ingin kembali ke Indonesia. Parahnya, pencekalan itu informasinya dilakukan pemerintah Indonesia.
 
Benarkan pemerintah mencekal pria yang karib disapa Habib Rizieq Shihab itu pulang ke Indonesia?
 
Jauh sebelum pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 21 Oktober 2019, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, dalam sejarahnya, pemerintah belum pernah mencekal warganya pulang ke Tanah Air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut mantan ketua umum Golkar itu, warga Indonesia yang dicekal adalah pergi keluar negeri karena diduga terlibat kasus hukum. Bukan sebaliknya.
 
"Tidak ada warga Indonesia itu dicekal pulang. Yang ada dicekal pergi. Sebenarnya boleh warga Indonesia pulang, selama pegang (punya) paspor. Malahan tidak ada paspor pun dibikinkan paspor sementara di luar negeri," ujar JK kepada Medcom.id dalam acara Newsmaker pada Juli 2019 lalu.
 
Ia menambahkan, "jadi sama sekali saya belum pernah dengar warga Indonesia dicekal pulang. Yang ada itu dicekal pergi."
 
JK menegaskan, tidak benar informasi mengenai pemerintah menghalangi Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. "Tidak benar itu," tegas JK.
 
Hal senada dikatakan Kepala Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Ronny F Sompie. Dia menjelaskan, hingga saat ini Habib Rizieq belum pernah meminta bantuan Atase Imigrasi Kemenkumham di Arab Saudi untuk bisa pulang ke Indonesia.
 
"Menurut Atase Imigrasi kami di Arab Saudi, belum ada permintaan bantuan dari Rizieq Shihab kepada perwakilan negara kita yang ada di sana untuk dibantu kembali ke Indonesia. Kemenkumham Cq Direktorat Imigrasi juga belum pernah menerbitkan surat menangkal (mencekal) beliau (Rizieq Shihab) untuk bisa masuk (pulang) ke Indonesia."
 
"Karena memang tidak pernah Indonesia menangkal warganya sendiri untuk bisa kembali (pulang)," kata Ronny dalam acara Newsmaker Medcom.id, pada Kamis, 28 November 2019.
 
Kabar pemerintah mencekal warganya pulang ke Indonesia, kata Ronny, tidak benar. Justru kata dia, Atase Imigrasi Indonesia di luar negeri wajib membantu warganya yang mengalami kesulitan untuk pulang ke Indonesia.
 
"Pemerintah harus menolong warga Indonesia yang mengalami kesulitan atau hal-hal yang harus dibantu. Terutama untuk kembali ke Indonesia," kata Ronny.
 
Seperti diketahui, polemik pencekalan ini bermula setelah Panglima Besar FPI Rizieq mengeluarkan pernyataan di sebuah tayangan YouTube dengan akun Front TV. Rizieq mengaku tidak bisa kembali karena dicekal pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.
 

 

(UWA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif