Mantan Wapres Jusuf Kalla - Foto: MI/Pius Erlangga.
Mantan Wapres Jusuf Kalla - Foto: MI/Pius Erlangga.

JK Jamin Tak Ada Masjid Terpapar Radikalisme

Nasional radikalisme
Sri Yanti Nainggolan • 09 November 2019 23:12
Jakarta: Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menjamin kemungkinan paham radikal masuk ke masjid atau musala sangat kecil. Apalagi, para dai sudah dibekali pemahaman agama yang benar.
 
"Tidak mungkin. (Kalau) sejuta ini terpapar, mungkin ada satu atau dua orang yang bicara radikal," kata JK di Ancol, Jakarta, Sabtu, 9 November 2019.
 
DMI telah meminta para dai memberikan pemahaman agama yang baik. Termasuk memperbaiki sistem dan cara menyampaikan dakwah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Wakil Presiden ini memperkirakan sekitar 200 orang Indonesia memiliki satu masjid atau musala. Tempat ibadah tersebut biasanya terletak di area tempat tinggal atau tempat mereka bekerja.
 
JK menghadiri pencanangan pembangunan Masjid Apung Ancol di di Pantai Ria Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu, 9 November 2019. Penambahan fasilitas ibadah ini diapresiasi JK.
 
"Pembangunan masjid apung sangat bagus, karena menggabungkan kondisi saat berlibur dengan tetap menjalankan ibadah," kata dia.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pembangunan masjid diperkirakan rampung satu tahun. Anies senang akhirnya Ancol memiliki masjid besar setelah kawasan ini berdiri 50 tahun.
 
"Sekarang kita bangun, mudah-mudahan tahun depan selesai. Insha Allah bisa jadi masjid percontohan juga," kata dia.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif