(Foto: Menxp)
(Foto: Menxp)

Pelaku Penipuan Berkedok Aplikasi Kencan Ditangkap

Nasional penipuan
Siti Yona Hukmana • 27 September 2019 16:29
Jakarta: Polisi menangkap seorang pelaku penipuan berkedok aplikasi kencan online. Pelaku Sandi alias JD, 52, menyasar perempuan sebagai korbannya lewat aplikasi Tantan.
 
"Tersangka seorang sarjana, dia bermain (aplikasi) Tantan dan mempunyai kenalan dengan seorang perempuan yang dijadikan target penipuan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 27 September 2019.
 
Argo mengungkapkan, peristiwa itu terjadi Selasa, 20 Agustus 2019. Saat itu, Sandi yang sudah memiliki istri dan anak bermain aplikasi kencan pencari jodoh Tantan dan mengaku sebagai karyawan PT Pelindo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Didapatilah seorang perempuan, intensif chatting-an dan pacaran," ujar Argo.
 
Argo mengatakan, hubungan asmara pelaku dan korban berjalan hingga lima bulan. Pada suatu hari, Sandi mengajak korban makan.
 
"Saat makan, pelaku memberikan janji palsu akan menikahi korban," ungkap Argo.
 
Namun, pelaku meminta uang kepada korban Rp2 juta untuk membeli cincin nikah. Korban pun memberikannya tanpa pikir panjang.
 
"Korban disuruh menunggu di restoran itu. Setelah uang diberikan, tersangka pergi dengan motornya. Korban nunggu sampai rumah makannya tutup enggak datang-datang," beber Argo.
 
Selain uang Rp2 juta, pelaku juga membawa kabur handphone milik korban. Sadar telah ditipu, korban melapor ke Polda Metro Jaya.
 
"Kerugian korban, kehilangan uang, handphone dan bayarin makan," kata Argo.
 
Atas laporan itu, tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan. Akhir Agustus 2019 lalu polisi berhasil menangkap tersangka di kediamannya kawasan Jakarta Pusat.
 
"Tersangka kita kenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkas Argo.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif