Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Pemerintah Juga Perhatikan Bus Antarkota untuk Mudik

Nasional Mudik Lebaran 2019
Candra Yuri Nuralam • 26 Mei 2019 11:27
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut pihaknya sudah mengantisipasilonjakan kendaraan di Tol Trans Jawa pada Mudik 2019. Salah satunya mewajibkan angkutan antar provinsi memenuhi syarat minimal saat melewati tol.
 
"Kita memang harus melakukan antisipasi dengan suatu kegiatan-kegiatan yang lebih detail karena ada disparitas antara mereka yang bus premium dengan mereka yang antar kota," kata Budi usai melakukan apel kesiapan mudik Lebaran 2019 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Mei 2019.
 
Budi menyebut lonjakan kendaraan terjadi secara alami di Tol Trans Jawa. Ini lantaran masyarakat ingin cepat sampai tujuan dengan melalui jalur tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan Otobus (PO) juga diprediksi bakal menggunakan jalur itu untuk mempersingkat waktu.Semakin banyak bus, Budi menyebut perlu pengetatan standarisasi.
 
(Baca juga:Waspada Mudik Malam hari di Tol Trans Jawa)
 
"Yang bus premium sudah kita biarkan mereka dengan mekanisme pasar melaksanakan itu, tetapi yang antar kota katakanlah dari Cirebon ke Pekalongan ke Semarang ini harus kita lakukan suatu koordinasi lebih jauh," tegas Budi.
 
Budi mengatakan salah satu yang paling penting adalah kualifikasi mengenai keamanan dari bus antar kota. Dia tidak mau satu PO pun mengabaikan hal ini.
 
"Yang paling basic adalah ramcheck, nah itu yang kita akan laksanakan mengenai level of service dengan adanya jalan tol," tutur Budi.
 
Budi juga menghimbau untuk sopir bus antar provinsi tidak memaksakan tenaga saat mengangkut para pemudik. Dia berharap keselamatan penumpang menjadi prioritas utama bagi seluruh PO maupun sopir bus.
 
"Oleh karenanya kami membuat posko-posko di beberapa tempat untuk memberikan dukungan kepada angkutan antar provinsi ini harus diberikan suatu perhatian," tutur Budi.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif