Polisi menindak pengendara di bawah umur. Foto: ANT/Syifa Yulinnas
Polisi menindak pengendara di bawah umur. Foto: ANT/Syifa Yulinnas

5 Ribu Pengendara Ditertibkan Dalam Operasi Keselamatan Jaya

Nasional pelanggaran lalu lintas
Siti Yona Hukmana • 12 Mei 2019 01:06
Jakarta: Ribuan pengendara kendaraan bermotor masih melanggar lalu lintas. Sebanyak 5 ribu lebih pengendara ditertibkan di hari ke-12 pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2019.
 
"Hasil giat hari ke-12 pada Jumat, 10 Mei 2019 mencapai 5.287 kendaraan yang berperkara. Sebanyak 1.097 ditilang dan 4.190 diberi teguran," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2019.
 
Angka ini meningkat dibanding giat hari ke-11 pada Kamis, 9 Mei 2019. Yakni, jumlah pengendara ditilang sebanyak 1.267 dan ditegur 4.360 dengan total 5.627.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nasir memerinci jenis-jenis pelanggaran bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor pada Jumat, 10 Mei 2019. Pengendara yang tidak menggunakan helm sebanyak 105 perkara. Kemudian, pengendara yang melawan arus sebanyak 171 perkara.
 
Lalu, membonceng lebih dari satu orang sebanyak 19 perkara dan tidak menyalakan lampu utama sebanyak 72 perkara. "Pelanggaran paling banyak yaitu melawan arus sebanyak 171 perkara," ujar Nasir.
 
Namun, pada giat Kamis, 9 Mei 2019 jumlah pengendara yang tidak menggunakan helm 113 perkara. Lalu, melawan arus 226 perkara. Membonceng lebih dari satu orang 29 perkara. Tidak menyalakan lampu utama 89 perkara.
 
"Pada hari Kamis pelanggaran paling banyak pada kasus melawan arus sebanyak 226 perkara," ucapnya.
 
Sementara untuk pengendara kendaraan roda empat pada Jumat, 10 Mei 2019 hanya melanggar dalam satu kasus. Yaitu pengemudi menggunakan ponsel sebanyak 2 perkara. Angka itu naik pada Kamis, 9 Mei 2019 dengan pelanggaran menggunakan ponsel sebanyak 10 perkara.
 
Operasi Keselamatan Jaya 2019 digelar selama 14 hari mulai Senin, 29 April 2019, hingga Minggu, 12 Mei 2019. Titik-titik razia kendaraan di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat; Jalan Perintis Kemerdekaan di simpang Coca-Cola, dan sekitar Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto.
 
"Personel pengamanan ada 2.771. Itu nanti ditambah dari TNI, kemudian Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait. Dari Polri kurang lebih 2.300, itu bukan dari lantas saja ya, ada dari sabhara juga dan reskrim," pungkas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif