Suasana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021. ANT/Nur Aprilliana Br Sitorus
Suasana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat, 5 Maret 2021. ANT/Nur Aprilliana Br Sitorus

Populer Nasional

Moeldoko Tunda Serahkan Hasil KLB Hingga Dugaan Korupsi Lahan DKI

Nasional kpk dki jakarta partai demokrat jam tangan moeldoko kasus korupsi kongres partai demokrat Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Nasional
Githa Farahdina • 09 Maret 2021 07:00
Jakarta: ‘Pertarungan’ di Partai Demokrat belum rampung. Kubu Moledoko yang menjadi ketua umum berdasarkan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut), batal menyerahkan laporan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
 
“Ini belum selesai administrasinya. Kemungkinan besok, 9 Maret 2021,” kata kader senior Demokrat Hencky Luntungan kepada Medcom.id, Senin, 8 Maret 2021.
 
Sementara itu, kubu Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhonyono telah menyerahkan berkas sanggahan KLB ke Kemenkumham. Mereka membawa dua boks berkas demi menjelaskan KLB kubu Moeldoko ilegal.
 
Baca: Kubu Moeldoko Tunda Serahkan Hasil KLB ke Kemenkumham
 
Kemenkumham segera mempelajari berkas. Mereka butuh waktu buat merespons keluhan AHY.
 
Kisruh Demokrat menjadi isu terpanas yang dicari pembaca Kanal Nasional Medcom.id. Di sisi lain, pembaca mencari berita soal penyidikan dugaan korupsi pengadaan lahan di DKI Jakarta.
 
Dugaan rasuah terjadi pada pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Penyidikan dianggap bukti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak tebang pilih.
 
Pegiat antikorupsi Febri Diansyah menyebut tudingan cawe-cawe kasus korupsi di DKI. “Selama ini (penyidik KPK) Novel Baswedan sering diserang isu di media sosial dan dihubung-hubungkan dengan KPK enggak masuk ke DKI,” cuit Febri melalui akun Twitter @febridiansyah, Senin, 8 Maret 2021.
 
Novel kerap tertuding karena bersaudara dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tudingan, kata Febri, bisa juga bermuatan politis.
 
Informasi soal Demokrat dan dugaan korupsi di DKI bakal selalu diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan berita terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(OJE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif