Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

211 Sekolah Terendam Akibat Banjir Jakarta

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Fachri Audhia Hafiez • 05 Januari 2020 02:41
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut sebanyak 211 sekolah terendam banjir. Sekolah tersebut tersebar di sejumlah wilayah.
 
”Pada kejadian banjir kemarin, ada 211 sekolah yang terendam, itu seluruh tingkatan pendidikan di lima wilayah," kata Anies usai meninjau SMA 8 Jakarta Selatan, seperti melansir Antara, Sabtu, 4 Januari 2020.
 
Anies mengatakan, sekolah yang terdampak tersebut langsung memompa air yang menggenang. Upaya itu dilakukan guna ketika hujan telah berhenti, air tidak lagi menggenangi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini tinggal tiga sekolah yang masih ada airnya. Sisanya di 208 sekolah itu sudah kering dan sudah dalam proses pembersihan rehabilitasi seperti di SMA 8 ini," ujar Anies.
 
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mengungkapkan apresiasinya atas respons cepat dari pihak sekolah yang cepat tanggap mengamankan aset.
 
"Komputer-komputer di lantai dasar sudah dinaikkan. Sehingga barang-barang yang sekarang terkena adalah barang-barang yang insyaAllah bisa dicuci, bisa dikembalikan. Ada memang yang, mau-tidak mau, harus diganti. Tetapi secara umum tertangani," ucap Anies.
 
Anies mengaku telah memerintahkan seluruh sumber daya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membantu membersihkan sekolah-sekolah yang terdampak banjir. Sebab, kegiatan belajar mengajar akan kembali berlangsung pada Senin, 6 Januari 2020.
 
"Kembali sempurna belum, karena perlu waktu untuk pembersihan. Tetapi paling tidak, kegiatan belajar-mengajar tetap bisa berlangsung dengan ada rekayasa ruangan yang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi tiap-tiap sekolah," ujar Anies.
 
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA 8 Jakarta Rita Hastuti menerangkan genangan air di sekolahnya kini mulai surut. Pihak sekolah terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
 
Rita menuturkan selama dua hari ini juga dilakukan kegiatan pembersihan lumpur. Setelahnya pembersihan menggunakan air bersih dan disinfektan.
 
"Kami berharap di hari Senin (6 Januari) besok, anak-anak mulai belajar jadi supaya semuanya bisa kita layani untuk kegiatan pembelajarannya," kata Rita.
 
Hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi, menyebabkan banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Pemprov DKI Jakarta menurunkan 120 ribu petugas untuk menanggulangi banjir.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif