Tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap Relawan Joko Widodo Ninoy Karundeng. Foto: Medcom.id/Candra
Tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap Relawan Joko Widodo Ninoy Karundeng. Foto: Medcom.id/Candra

Kasus Ninoy Diminta Diselesaikan Kekeluargaan

Nasional Ninoy Karundeng
Candra Yuri Nuralam • 25 Oktober 2019 03:00
Jakarta: Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap Relawan Joko Widodo Ninoy Karundeng diharap bisa selesai dengan jalur kekeluargaan. Ninoy dan para tersangka diharap bisa berdamai.
 
"Harapan kami sebagai Dewan Kehormatan Majelis Masjid Jami Al Falah Pejompongan agar ini diselesaikan secara kekeluargaan, secara baik, damai," kata Ketua Harian DKM masjid Al Falah, Ferry di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis 24 Oktober 2019.
 
Ferry mengatakan 16 tersangka yang saat ini sudah mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya sudah sangat cukup untuk memberi pelajaran. Kasus mereka dinilai tidak perlu sampai ke meja hijau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena semua proses hukum sudah dijalani para terduga sampai situ aja. Kan biar gimana kita muslim semua sudah jalani hukuman walaupun cuma 20 hari," ujar Ferry.
 
Pihak Majid Al Fatah pun siap menjembatani antara Ninoy dan para tersangka untuk berdamai. "Ke depan kita akan islah gimana prosesnya dilakukan oleh saudara Ninoy dengan kami, itu Aaja ya," jelas Ferry.
 
Dalam kasus ini total polisi sudah menetapkan 16 tersangka dalam kasus tersebut. Ke-16 tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, Bernard Abdul Jabbar yang juga Sekjen PA 212, Jerri, dokter Insani dan suaminya Shairil.
 
Shairil Anwar menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya hari ini, 24 Oktober 2019. Shairil datang ditemani DKM Masjid Al-Falah.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif