NEWSTICKER
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (kanan)/Antara/Muhammad Adimaja
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (kanan)/Antara/Muhammad Adimaja

Yasonna Berharap Covid-19 Tak Menjangkiti Warga Binaan

Nasional Virus Korona kemenkumham
Zaenal Arifin • 21 Maret 2020 07:00
Jakarta: Mayoritas lembaga pemasyarakatan di Indonesia tak ideal dari segi daya tampung, contohnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Cipinang, Jakarta Timur. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MenkumHAM), Yasonna Laoly, berharap virus korona (covid-19) tak menjangkiti warga binaan.
 
"Bisa dibayangkan kalau sempat kejadian, mudah-mudahan tidak, itu dampaknya akan sangat mengerikan sekali, satu saja di sini (Lapas Cipinang terinfeksi) bisa ribuan yang langsung kena di sini," kata Yasonna di Lapas Cipinang, Jaktim, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Baca:Pemerintah Diminta Pantau Kondisi Warga Binaan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kapasitas ideal Lapas Cipinang adalah 850 orang. Namun lapas itumenampung 3.955 warga binaan. Untuk mencegah paparan korona, Yasonna meminta fasilitas tersebut disemprot disinfektan.
 
Selain di Lapas Cipinang, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di lapas-lapas atau rumah tahanan di seluruh Indonesia. Yasonna menyebut hal ini merupakan langkah strategis untuk mencegah covid-19.
 
Sebab mayoritas semua lapas dan rutan telah kelebihan kapasitas. Sehingga pihaknya harus membersihkan lapas dan rutan sebagai upaya pencegahan.
 
"Di (lapas) kita ini sudah hampir 270.000 (warga binaan) dan lapas itu sudah hampir 'over' kapasitas," ucapnya.
 
Selain dilakukan penyemprotan cairan disinfektan, pihaknya juga sudah mengeluarkan aturan pelarangan kunjungan kepada warga binaan secara langsung.
 
"Pola komunikasi pengunjung kita batasi melalui komunikasi panggilan video," katanya.
 

(ISU, ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif