Ketua DPR Bambang Soesatyo. (Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Ketua DPR Bambang Soesatyo. (Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Ketua DPR Apresiasi Kesigapan TNI AL Hadapi Kapal Pencuri Ikan

Nasional berita dpr
Gervin Nathaniel Purba • 29 April 2019 16:17
Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi sikap prajurit TNI AL karena mampu menahan diri dari provokasi oleh kapal asing yang ingin melindungi pencuri ikan.
 
Tak hanya bersabar, prajurit TNI AL yang mengawaki KRI Tjiptadi-381 bahkan mau menyelamatkan dan mengamankan 12 awak kapal pencuri ikan dari Vietnam yang kapalnya tenggelam.
 
DIketahui, kapal pencuri ikan asal Vietnam, BD 979, tenggelam karena terjadi kebocoran. Namun, prajurit TNI AL di KRI Tjiptadi-381 tidak membiarkan anak buah kapal (ABK) BD 979 ikut tenggelam. Mereka tetap diselamatkan untuk kemudian diamankan dan menjalani proses hukum di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Bamsoet, sapaannya, kasus ini harus dilihat sebagai tindakan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia oleh prajurit TNI AL yang mengawaki KRI Tjiptadi-381. Prajurit TNI AL tidak boleh membiarkan pencurian ikan di wilayah perairan RI oleh nelayan atau kapal ikan dari negara lain.
 
"Insiden kapal pengawas pantai Vietnam yang sengaja menabrak KRI Tjiptadi-381 di Laut Natuna Utara, pada Sabtu, 27 April, berawal dari saling klaim yang kemudian berujung pada salah pengertian. Ini bukan kasus pertama, tetapi pengulangan dari sejumlah kasus sebelumnya," ujar Bamsoet, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Pada kasus-kasus sebelumnya, prajurit TNI AL pun pernah menghadapi provokasi dari pengawal pantai negara lain. Tidak hanya pengawal pantai Vietnam, melainkan juga pengawal pantai dari negara lain di lingkungan ASEAN maupun dari luar ASEAN.
 
"Kearifan dan kesabaran prajurit TNI AL yang mengawaki KRI Tjiptadi-381 membuktikan bahwa prajurit TNI sangat terlatih dan tahu bagaimana harus bersikap dan bertindak terukur untuk menghindari insiden diplomatik," ujarnya.
 
DIberitakan sebelumnya, KRI Tjiptadi 381 melihat Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam BD 979 sedang melakukan pemancingan ilegal di perairan Indonesia. KRI Tjiptadi 381 langsung menangkap KIA Vietnam tersebut.
 
Saat akan mendekati KIA Vietnam, Kapal Pengawas Perikanan Vietnam KN 213 justru menghalangi laju KRI Tjiptadi 381. Saat bertubrukan, anggota TNI yang berada di atas kapal langsung bersiaga mengarahkan senjata ke Kapal Vietnam dan beberapa di antaranya menusuk badan kapal menggunakan besi. Tidak ada tembakan saat kejadian berlangsung.
 
Sebanyak 12 ABK kapal ikan Vietnam berhasil diamankan ke atas KRI TPD-381, namun dua ABK Vietnam yang berada di atas kapal ikan tersebut berhasil melompat ke laut dan ditolong oleh Kapal Pengawas Perikanan Vietnam.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif