Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. Dok. Kementerian Kesehatan.
Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. Dok. Kementerian Kesehatan.

Kemenkes: 17 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntikkan

Nasional Virus Korona kemenkes pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Achmad Zulfikar Fazli • 21 April 2021 03:10
Jakarta: Pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi covid-19. Sekitar 17 juta dosis vaksin sudah disuntikkan hingga saat ini.
 
“Orangnya itu ada 11.100.000 untuk dosis pertama dan dosis kedua 6,1 juta. Jadi sudah 17 juta dosis vaksin yang sudah kita suntikan,” ujar juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Jakarta, Selasa, 20 April 2021.
 
Nadia mengatakan kekebalan kelompok akan terjadi jika vaksinasi semakin cepat dan banyak atau 70 persen jumlah penduduk Indonesia sudah divaksin. Kondisi itu juga pasti akan menekan laju penularan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fakta sekarang, lanjut Nadia, baru sekitar 11 juta orang yang divaksin atau 6 persen dari target. Kalau dibandingkan jumlah penduduk, angka itu masih kecil. Artinya, belum cukup memberikan perlindungan kekebalan kelompok.
 
Nadia menyampaikan Indonesia seharusnya mendapatkan sumber vaksin dari AstraZeneca dan Sinovac pada April 2021. Namun, AstraZeneca menunda pengiriman vaksin lantaran ada peningkatan kasus di India
 
"Jadi yang seharusnya vaksin dikirim April, itu baru bisa dikirimkan Mei. Jumlahnya tidak mencapai 11 juta juga, jadi akan dikirimkan kurang lebih sekitar 5 juta,” ujar dia.
 
Baca: Upaya Pemerintah Agar Kasus Covid-19 di Indonesia Tak Seperti India
 
Pemerintah terus berupaya agar stok vaksin terpenuhi. Pemerintah akan memastikan vaksin betul-betul datang pada Mei 2021.
 
"Kemudian, meminta Biofarma untuk meningkatkan kapasitas produksinya,” tutur Nadia.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif