Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Penyuntikan Vaksin Covid-19 Bertambah 32.384 Dosis

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Satgas Covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Fachri Audhia Hafiez • 17 Mei 2021 00:17
Jakarta: Jumlah masyarakat Indonesia yang disuntik vaksin covid-19 terus meningkat. Total 32.384 dosis pertama dan kedua vaksin covid-19 telah disuntikan ke masyrakat per hari ini.
 
"Jumlah yang disuntik dosis pertama bertambah sebanyak 15.969 orang. Total jadi 13.737.596 orang," tulis data yang tertera pada laman resmi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, covid19.go.id, Minggu, 16 Mei 2021.
 
Jumlah penyuntikan dosis kedua lebih banyak daripada dosis pertama. Sebanyak 16.415 orang mendapat penyuntikan dosis kedua vaksin covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Total yang sudah disuntik vaksin covid-19 dosis kedua sebanyak 8.970.715 orang," bunyi keterangan tersebut.
 
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menargetkan penyuntikan vaksin covid-19 sebanyak 500-600 ribu dosis per hari setelah lebaran. Jumlah penerima vaksin sempat menurun saat Ramadan 2021.
 
Menurut Nadia, jumlah penerima vaksin saat ini berkisar 250-300 ribu orang per hari. Target penerima naik setelah lebaran karena didukung ketersediaan vaksin sebanyak 26 juta dosis.
 
"Artinya, di Mei yang tinggal 15 hari lagi kita harus mengupayakan akselerasi penyuntikan dosis per hari," kata Nadia kepada Medcom.id, Minggu, 16 Mei 2021.
 
Baca: Vaksinasi Besar-besaran Bakal Digelar Pertengahan Tahun
 
Indonesia menargetkan penyuntikan vaksin covid-19 untuk 181,5 juta jiwa. Program ini diawali penyuntikan kelompok prioritas pertama, yakni tenaga kesehatan dengan total sasaran 1.468.764 orang.
 
Sasaran kedua, yakni adalah petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia (lansia). Pemerintah menargetkan 40.349.049 orang menerima vaksin hingga Juni 2021.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif