JK Minta Masyarakat Tunggu KNKT Selidiki KM Sinar Bangun

Dheri Agriesta 21 Juni 2018 12:36 WIB
kapal tenggelam
JK Minta Masyarakat Tunggu KNKT Selidiki KM Sinar Bangun
Wakil Presiden jusuf Kalla - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Jakarta: Pemerintah masih mendalami penyebab kecelakaan Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta publik membiarkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bekerja mencari tahu penyebab itu.

"Biar KNKT itu menelitinya di mana letak kesalahan," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Juni 2018.

JK mengatakan kecelakaan kapal biasanya disebabkan tiga hal. Pertama kualitas kapal yang tak layak untuk berlayar.


Kecelakaan kapal juga biasanya disebabkan cuaca yang tak bersahabat, seperti angin kencang dan gelombang tinggi. Faktor terakhir adalah kesalahan manusia.

"Nah ini bisa-bisa terjadi ketiganya, cuaca memang jelek, kapalnya saya tak tahu kondisinya, lalu kesalahan orang ini mungkin terlalu banyak penumpang di atas," jelas Kalla.

(Baca juga: Presiden Minta Evakuasi Korban KM Sinar Bangun Dipercepat)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi curiga KM Sinar Bangun melanggar batasan jumlah penumpang yang boleh diangkut. Kecurigaan Budi muncul karena tak ditemukannya manifes kapal tersebut. 

Pemerintah belum menemukan jumlah pasti penumpang KM Sinar Bangun yang mengalami kecelakaan pada 18 Juni 2018. Sekitar 192 orang dilaporkan hilang diduga menjadi penumpang kapal tersebut.

KM Sinar Bangun mengalami kecelakaan sekitar 500 meter dari dermaga Tigaras pada 18 Juni, sekitar pukul 17.15 WIB. Saat kecelakaan itu, cuaca di sekitar Danau Toba dilanda angin kencang, petir, dan gelombang tinggi mencapai dua meter.






(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id