Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Penanganan Covid-19 Membaik, Indonesia Belum Bisa Berpuas Diri

Nasional uni eropa covid-19 pandemi covid-19 protokol kesehatan Vaksinasi covid-19 Penanganan Covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 25 November 2021 16:59
Jakarta: Epidemiolog dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman, mengapresiasi penanganan covid-19 yang membaik di Indonesia. Namun, Indonesia belum bisa berpuas diri.
 
“Kalau kita menganggap situasi negara kita sudah baik padahal kawasan lain belum baik, akan terjadi (kenaikan kasus covid-19) seperti di Eropa,” kata Dicky dalam diskusi virtual, Kamis, 25 November 2021.
 
Dicky mencontohkan kasus covid-19 yang tengah meroket di Eropa. Salah satu penyebabnya, yakni warga Eropa merasa negaranya sudah aman dan kebablasan menerapkan pelonggaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Namanya pandemi itu masalah bersama dan global. Tidak bisa kita mengeklaim sudah baik,” papar dia.
 
Baca: Waspada Varian Covid-19 Baru Bostwana, Lebih Galak dari Delta Plus?
 
Menurut Dicky Budiman, belum saatnya seluruh pihak merasa baik-baik saja. Kepatuhan protokol kesehatan (prokes) dan percepatan vaksinasi tetap menjadi kunci utama memerangi virus berbahaya itu.
 
Dicky mencontohkan Denmark dan Norwegia sebagai negara dengan sistem kesehatan yang kuat. Kemampuan deteksi dini dan laju vaksinasi covid-19 kedua negara cukup moncer.
 
“Kemudian mereka mendeklarasikan bisa beraktivitas tidak usah pakai masker, tetapi terlalu dini sehingga membuat kondisi (lonjakan) seperti ini,” jelas Dicky Budiman.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif