Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id.Desi Angriani
Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id.Desi Angriani

Jokowi Siapkan Puncak Waringin Sebagai Creative Hub

Nasional pariwisata Labuan Bajo
Desi Angriani • 20 Januari 2020 18:56
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyiapkan Puncak Waringin, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai creative hub atau ruang berkarya ekonomi kreatif warga setempat. Langkah itu seiring pembenahan Labuan Bajo sebagai kawasan wisata super prioritas.
 
"Ini juga nanti Puncak Waringin akan menjadi creative hub, UMKM progresnya akan disajikan di sini," kata Jokowi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 20 Januari 2020.
 
Jokowi menuturkan creative hub juga menyediakan pelatihan kegiatan pariwisata maupun packaging produk bagi UMKM. Hal ini akan memberikan nilai tambah pada setiap barang atau produk yang dipromosikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Juga ada training-training kegiatan pariwisata dan usaha mikro, saya kira dalam semua hal harus kita injeksi dan diberikan training," ungkapnya.
 
Peningkatan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam pengembangan wisata akan dilakukan melalui pelatihan oleh tenaga profesional. “Pihak yang memang bagiannya meng-upgrade SDM, baik untuk misalnya budaya tidak buang sampah sembarangan, budaya ramah terhadap turis," ujar Jokowi.
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan creative hub Puncak Waringin akan melibatkan pelaku kreatif daerah setempat. Pembangunan Puncak Waringin digarap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
 
“Lokasi ini digunakan untuk memaksimalkan potensi masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya, melalui kegiatan di dalamnya seperti workshop, show case, weekly creative event, dan sebagainya,” kata Whisnutama.
 
Sebelumnya, Jokowi ingin mengebut pembenahan destinasi wisata Labuan Bajo agar dapat digunakan sebagai lokasi pertemuan tahunan internasional. Pasalnya, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan KTT APEC dan G20 Summit pada 2023.
 
Lima zona yang segera dibenahi awal tahun ini, yaitu Bukit Pramuka, Bukit Air, Pelabuhan Peti Kemas, kawasan Marinam dan Kampung Ujung.
 
Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp1,7 triliun untuk membenahi kawasan wisata Labuan Bajo. Anggaran tersebut meningkat dari 2019 sebesar Rp1,54 triliun dan disalurkan melalui lima kementerian.
 
Kementerian PUPR menyumbangkan Rp979,3 miliar, Kementerian Perhubungan Rp435,04 miliar, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rp244,74 miliar, Kemendes PDTT Rp21,72 miliar, dan Kementerian LHK Rp29,23 miliar.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif