Indonesia Harus Mencontoh Jepang dalam Mengatasi Bencana

Sonya Michaella 13 Oktober 2018 10:52 WIB
gempatsunamiGempa Donggala
Indonesia Harus Mencontoh Jepang dalam Mengatasi Bencana
Pengamat maritim Siswanto Rusdi (dua dari kiri) Foto: Medcom.id/Sonya.
Jakarta: Indonesia dinilai harus belajar dari Jepang dalam menghadapi gempa dan tsunami, terutama soal alat deteksi gempa. Pasalnya, posisi Indonesia dan Jepang sama-sama terletak di cincin api.
 
Pengamat maritim Siswanto Rusdi mengatakan Indonesia seharusnya belajar dari pengalaman tsunami Aceh 2004.
 
"Indonesia benar-benar harus mulai belajar dari Jepang. Di sana, alat deteksi gempa dan tsunami benar-benar digunakan dengan maksimal. Masyarakatnya juga tanggap dan teredukasi serta peduli," kata Siswanto, di Jakarta, Sabtu, 14 Oktober 2018.
 
Namun, tak dipungkiri bahwa anggaran Indonesia masih terbatas jika ingin meniru Jepang. Tetapi, kiat-kiat Jepang menangani gempa dan tsunami bisa ditiru Indonesia.
 
"Pemerintah Jepang juga benar-benar mengupayakan pemanfaatan alat deteksi gempa ini dengan maksimal. Yang pasti sosialisasi ke masyarakat itu perlu," ujar Siswanto.

Baca: Identifikasi Ancaman Bencana Harus Dipercepat

Ia menambahkan, kekuatan laut memang tidak bisa diperkirakan. Apalagi dua pertiga Bumi terdiri dari lautan. Siswanto mengimbau pemerintah giat dan serius membuat alat deteksi gempa dan tsunami yang benar-benar berguna dan mengedukasi masyarakat.
 
"Terutama untuk masyarakat di daerah pesisir. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bekerja sama untuk mengedukasi masyarakat di pesisir soal gempa dan tsunami," pungkasnya.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id