Motor Listrik Indonesia Diyakini Mampu Bersaing

Achmad Zulfikar Fazli 07 November 2018 13:48 WIB
motor listrik
Motor Listrik Indonesia Diyakini Mampu Bersaing
Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik/Medcom.id/Fikar
Jakarta: Presiden Joko Widodo yakin motor listrik garapan anak bangsa mampu besar dan bersaing dengan otomotif lain. Syaratnya, Asalkan, harga yang dipatok tak mahal dan irit.

"Saya kira konsumen diberikan pilihan, tidak bisa kita memproteksi sebuah barang, itu tidak mendidik," kata Jokowi usai menjajal motor listrik Gesits di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 7 November 2018.

Jokowi senang karena merek dan cara kerja motor listrik 100 persen Indonesia. Motor listrik ini juga sudah diuji coba dari Jakarta ke Bali. Tak ada masalah apa pun selama masa uji coba.


Baca: Jokowi Ingin Borong Motor Listrik

Itu pula yang membuat Presiden ke-7 Indonesia itu yakin motor listrik buatan  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mampu bersaing. Hal serupa juga berlaku untuk hasil produksi lainnya.

"Apa pun (produksinya) asal harga kompetitif, lebih efisien dibanding sepeda motor konvensional, akan disambut pasar," ucap Jokowi.

Motor listrik belum akan dipasarkan ke luar negeri. Produsen motor tersebut akan lebih dulu 'melempar' ke pasar lokal.

Baca: Jokowi Jajal Motor Listrik Karya Anak Bangsa

Jokowi juga memuji kekuatan baterai yang digunakan motor listrik. "Saya lihat di pameran motor (listrik perlu dicharging sampai 8 jam), saya kaget ini bisa 3 jam. Ini untuk 70 kilometer," beber dia.

Dia menekankan motor listrik ini siap diproduksi massal. Produsen juga tak memerlukan payung hukum memperbanyak motor listrik tersebut. Pemerintah berjanji mengawal produksi motor, khususnya dalam pemberian izin.

"Asal kompetitif dan barang bagus, konsumen pasti serbu. Ini hukum bisnis," tegas Jokowi.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id