Ilustrasi - ANT/Asep Fathulrahman
Ilustrasi - ANT/Asep Fathulrahman

​Cegah 'Serangan Fajar', Warga Yogyakarta Rela Begadang

Nasional kecurangan pemilu
Wisnu Wardana • 09 Juli 2014 01:56
medcom.id, Yogyakarta: Untuk mencegah terjadinya 'serangan fajar', warga Yogyakarta rela begadang dan berjaga bergiliran. Kesadaran warga dan relawan tersebut bertujuan agar pemilihan presiden (pilpres) dapat berlangsung jujur dan adil.
 
"Selain melakukan upaya pencegahan terhadap money politics, posko yang juga didirikan di banyak wilayah lain di seluruh Yogyakarta," kata Koordinator Umum Posko Daniel Supriyanto, Rabu (8/7/2014).
 
Tanpa mendapatkan honor ataupun imbalan lain, warga Yogyakarta khususnya di Kampung Miliran, rela berbagi tugas untuk melakukan pengamanan wilayah mereka dari kemungkinan praktik money politics, maupun upaya kecurangan pemilu lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kegiatan ini juga memantau perkembangan situasi untuk mengantisipasi intimidasi, yang mungkin dialami oleh warga untuk mengarahkan mencoblos calon tertentu. Kemungkinan kecurangan kecurangan lain dan juga diantisipasi warga dan relawan dengan terus menerus memantau calon lokasi tempat pemungutan suara secara keseluruhan," terangnya.
 
Kegiatan tersebut, dipelopori oleh gabungan relawan pendukung Jokowi dari berbagai komunitas relawan. Upaya ini dilakukan tak hanya satu hari menjelang hari pemungutan suara, namun selama lima hari penuh, dengan bergiliran antara relawan dan warga setempat.Bukan hanya patroli di wilayah kampung, warga juga melakukan pengamatan apabila ada pengumpulan massa dalam bentuk apapun di wilayah ini. Apalagi saat memasuki hari tenang menjelang pemungutan suara.
 
Sementara pemrakarsa herakan njogo projo (gerakan njogo projo yang dalam bahasa jawa berarti menjaga kehormatan) Agung Atmojo mengatakan, gerakan pendukung Jokowi-JK dari berbagai golongan ini adalah gerakan yang unik. Hal tersebut lantaran tidak adanya bendera partai maupun ormas dalam gerakan ini, meski penggiatnya dari berbagai partai dan ormas. "Mereka rela menanggalkan kepentingan kelompok masing masing untuk mendukung Jokowi-JK memimpin Indonesia yang lebih baik," tukasnya.

 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif