Menteri Sosial Minta Polemik Cak Budi Diakhiri
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjawab pertanyaanwartawan di sela-sela acara temu penyelenggara Undian Gratis Berhadiah (UGB) di Jakarta, Rabu (22/3/2017). Foto: MI/Susanto
medcom.id, Jakarta: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta polemik terkait pegiat donasi sosial Budi Utomo atau dikenal Cak Budi diakhiri. Semua pihak dinilai perlu menyadari adanya aturan mengenai transparansi penggunaan dana yang melibatkan masyarakat.

"Saya ingin ajak semua akhiri diskursus ini yang kemungkinan mereduksi tingkat kepercayaan masyarakat yg telah memberikan komitmen yang luar biasa kepada bantuan sosial," kata Khofifah di kantornya, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis 4 Mei 2017.

Bukan hanya Cak Budi, para pegiat penggalangan donasi sosial yang dilakukan secara pribadi lainnya juga perlu memahami payung hukum. Menurut Khofifah, sesuai Undang-undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau Barang, penggalangan dana wajib melibatkan lembaga berbadan hukum.


"Saya ajak masyarakat tetap memberikan donasinya kepada lembaga yang terbukti mengemban amanah yang baik mengelola bantuan masyarakat. Perjalanan yang akhirnya hari ini kami undang Cak Budi untuk hadir," ujar Mensos.

Aktifitas Cak Budi itu tak lantas berbuah penghakiman dari Kemensos. Khofifah telah mendengarkan langsung keterangan Pria asal Malang, Jawa Timur. Menurut Khofifah, Cak Budi telah berkomitmen untuk memenuhi seluruh regulasi dan segera mendaftarkan diri sebagai lembaga berbadan hukum.

"Cak Budi sudah sampaikan, beliau karena kebolehannya belum memanage itu dengan baik, maka saya minta dilembagakan ketika akan melakukan usaha layanan kesejahteraan sosial," tandasnya.



(Des)