Taufik: Banyak yang tak Suka Anies-Sandi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik - Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menanggapi santai pelaporan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies dilaporkan Cyber Indonesia terkait penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Ya biasa saja. Jadi gubernur pasti banyak yang ngelaporin, apalagi banyak yang belum move on," kata Taufik di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 23 Februari 2018.

Politikus Partai Gerindra itu bilang banyak yang tak suka dengan Anies-Sandi. Terlebih, keduanya diklaim memiliki program yang berpihak kepada rakyat kecil. 


Semalam, Cyber Indonesia melaporkan Anies ke Polda Metro Jaya dengan nomor Laporan LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 22 Februari 2018. Anies dilaporkan melanggar Pasal 12 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid menjelaskan laporan dibuat mewakili sejumlah orang yang kecewa akibat penutupan Jalan Jatibaru Raya. Menurut dia, banyak orang yang dirugikan akibat kebijakan Anies itu.

(Baca juga: Gembong: Banyak yang Terganggu dengan Penutupan Jalan)

"Banyak memang dari undang-undang, perda (peraturan daerah), sudah langgar, lalu pidananya itu yang dilaporkan. Terus perda dilanggar, lalu pergub (peraturan gubernur). Jadi intinya PKL (pedagang kaki lima) tidak boleh untuk namanya mengganggu jalan raya. Dari itu kita yang mewakili yang merasakan mau lewat tidak bisa, ya mungkin ke depan akan banyak pelapor-pelapor ya," tutur dia. 

Muannas menilai penutupan Jalan Jatibaru yang awalnya bertujuan untuk pejalan kaki di trotoar justru berbanding terbalik. Menurut dia, trotoar justru semakin dipadati oleh PKL.

"Dari hasil pemantauan kami di lapangan bahwa PKL yang berjualan di trotoar kawasan Tanah Abang tidak berkurang bahkan cenderung semakin banyak. Mereka mayoritas beralasan tidak mendapatkan bagian di tenda PKL yang berada di ruas Jalan Jatibaru," tutur dia.



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id