Rekomendasi pengamat penggati Garuda Indonesia (Metro TV)
Rekomendasi pengamat penggati Garuda Indonesia (Metro TV)

Primetime News

Bukan Pelita Air, Ini Rekomendasi Maskapai Pengganti Garuda Indonesia Menurut Pengamat

Nasional Garuda Indonesia Primetime News Pelita Air
MetroTV • 23 Oktober 2021 06:00
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka opsi penggantian maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia ke Pelita Air milik Pertamina. Namun, hal ini justru dikritik pengamat penerbangan Alvin Lie.
 
Ia melihat, penggantian ini terlalu dini. Sebab berbagai pihak masih berusaha mengambil opsi terbaik menyelamatkan Garuda.
 
Lebih lanjut Alvin mengungkapkan, jika nantinya diganti menurutnya penggantinya bukan Pelita Air. Ia menyebut anak perusahaan Garuda Indonesia, Citilink bisa menjadi pengganti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau memang harus diberhentikan, yang lebih berhak melaju dan sesuai pangsa pasar Garuda itu Citilink," ujar Alvin dalam Primetime News Metro TV, Jumat, 22 Oktober 2021.
 
Alvin merekomendasikan Citilink untuk menempati posisi sebagai Pool Service. Sementara Pelita Air bisa mengisi kekosongan dari kursi Citilink sebelumnya.
 
Kementerian BUMN diketahui membuka opsi kepailitan maskapai Garuda lantaran terlilit utang segunung yang mencapai Rp70 triliun lebih. Alvin menilai, nominal tersebut lebih sangat besar bila harus dilunasi sepenuhnya demi menyelamatkan Garuda.
 
"Secara logika bisnis tidak logis Sebab untuk membangun maskapai baru itu cukup lima persen dari total utang tersebut. Tapi perlu diingat, BUMN itu kan bukan murni bisnis. Tapi juga mengemban visi misi pemerintah," imbuhnya. (Mentari Puspadini)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif