Ilustrasi gempa. Medcom.id
Ilustrasi gempa. Medcom.id

Gempa Rangkasbitung Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia

Nasional Gempa Bumi
Candra Yuri Nuralam • 07 Juli 2020 13:15
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa magnitudo 5,4 yang mengguncang Rangkasbitung, Banten, berjenis gempa bumi menengah. Gempa akibat subduksi lempeng.
 
"Subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono di Jakarta, Selasa, 7 Juni 2020.
 
Rahmat menjelaskan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik. Gempa tak menyebabkan tsunami.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut tak ada potensi gempa susulan. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada.
 
(Baca: BMKG: Belum Ada Gempa Susulan di Rangkasbitung)
 
Gempa ini dirasakan di beberapa wilayah yakni, Cihara, Rangkasbitung, Bayah, Pandeglang, Malingping, Cibeber, Banjarsari, Sukabumi, Jakarta, Depok, Bandung, dan Tangerang Selatan.
 
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang Rangkasbitung, Banten, Selasa, 7 Juli 2020. Gempa terjadi pukul 11.44 WIB.
 
BMKG mencatat gempa terjadi di 18 KM Barat Daya Rangkasbitung. Gempa terjadi di kedalaman 82 kilometer.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif