Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto. Antara/Akbar Nugroho Gumay
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto. Antara/Akbar Nugroho Gumay

Pemerintah Tambah Dua Lab Berbasis Molekuler

Nasional Virus Korona
Nur Azizah • 12 Mei 2020 16:27
Jakarta: Pemerintah menambah dua laboratorium berbasis tes cepat molekuler. Laboratorium ini untuk memeriksa antigen covid-19.
 
"Spesimen yang kita periksa sudah bertambah lagi dengan penambahan dua laboratorium tes cepat molekuler yang kita laksanakan di beberapa daerah, sehingga ini akan menambah kekuatan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) melalui mesin yang real time ditambah dengan tes cepat molekuler," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Pemerintah juga telah mengoperasionalkan lebih dari 15 mesin untuk memeriksa spesimen. Sudah ada 165.128 spesimen yang diperiksa dengan real time PCR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Spesimen itu diambil dari 119.728 orang. Dari spesimen itu, sebanyak 14.749 orang dinyatakan positif covid-19.
 
"Dari 14.749 orang di antaranya kita dapatkan dengan melalui real time PCR 14.557 orang dan tes cepat molekuler 192 orang. Kemudian hasil negatif akumulasi adalah 10.497," ujarnya.
 
Baca: Pemerintah Pertimbangkan Pelaksanaan Salat Id di Tengah Covid-19
 
Yurianto menyebut masih banyaknya kasus ini menunjukkan virus korona masih ada di tengah masyarakat tanpa disadari. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi diri agar tidak tertular.
 
"Jangan sampai kita tertular dan makin banyak yang tertular dan kemudian harus masuk ke rumah sakit, maka beban layanan rumah sakit akan semakin berat," ujarnya.
 
Yurianto mengajak seluruh masyarakat untuk memutus penyebaran covid-19. Caranya, menjaga jarak, menggunakan masker, menerapkan etika bersin dan batuk, dan tidak mudik.
 
"Kita harus bersinergi dari pusat, ke daerah, RT, dan RW. Ini harus kita lakukan," tegasnya.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif