Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Terapi Plasma Darah Diuji di 10 Rumah Sakit

Nasional Virus Korona
Siti Yona Hukmana • 18 Mei 2020 12:06
Jakarta: Terapi plasma darah tengah memasuki tahap uji klinis. Plasma darah milik pasien sembuh virus korona (covid-19) itu bakal digunakan untuk terapi pasien.
 
"Jadi, sekarang terapi plasma konvalesen diuji klinik di 10 rumah sakit," kata Ketua Konsorsium Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN), Ali Ghufron Mukti, kepada Medcom.id, Senin, 18 Mei 2020.
 
Sepuluh rumah sakit yang menguji plasma darah itu, yakni RSUD Dr Soetomo, Surabaya; RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta; RS Sjaiful Anwar, Malang; RSUD Dr Moewardi, Solo. Kemudian, RS UNAIR, Surabaya; RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro, Klaten; RS Sulianti Saroso, Jakarta Utara; RS Dr Kariadi, Semarang; RS Dr M Djamil, Padang; RS Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: The New Normal Picu Gelombang Dua Penyebaran Covid-19
 
Sementara, Rumah Sakit Umum Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, sudah lebih dulu menggunakan metode tersebut. "Nanti akan diperluas menjadi 20 lebih rumah sakit. Tapi, saat ini kami upayakan support paling tidak 10 rumah sakit," ujar Ali.
 
Sebelumnya, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, menyebut riset terhadap plasma darah dari pasien positif virus korona yang sudah sembuh tengah dilakukan. Plasma darah tersebut akan digunakan sebagai terapi pasien covid-19 yang sedang menjalani perawatan.
 
Metode plasma darah ini membutuhkan pasien yang sembuh usai terinfeksi virus korona. Pengobatannya berasal dari cairan berwarna kuning yang berasal dari dalam darah pasien sembuh tersebut.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif