Komisioner Komnas HAM Amiruddin (kiri) didampingi Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika. Foto: MI/Susanto.
Komisioner Komnas HAM Amiruddin (kiri) didampingi Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika. Foto: MI/Susanto.

Beberapa Kasus Pelanggaran Hukum Menarik Perhatian Masyarakat

Nasional komnas ham novel baswedan
Sri Yanti Nainggolan • 16 Juli 2019 15:34
Jakarta: Komnas HAM menerima 525 pengaduan sepanjang Januari-April 2019. Beberapa di antaranya menarik perhatian khalayak ramai.
 
Salah satunya meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pascapemilu 17 April 2019. Totalnya 583 orang.
 
"Kami bertemu langsung dengan keluarga korban sehingga tahu apa yang mereka alami," ujar Komisioner Komnas HAM Amiruddin di kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, kasus pembunuhan sejumlah pekerja di Nduga, Papua pada awal Desember 2018 masih menjadi perhatian ramai masyarakat hingga 2019. Komnas HAM menanggapi serius masalah tersebut dengan berkoordinaai langsung dengan kantor perwakilan setempat.
 
(Baca juga: 525 Dugaan Pelanggaran HAM Diadukan Sepanjang 2019)
 
Kasus pelanggaran HAM di bidang penambangan yang melibatkan korporasi juga turut menarik perhatian masyarakat. Salah satunya adalah masalah lubang tambang batubara di Kalimantan Timur yang terus memakan korban. Kasus longsor yang terjadi di tambang ilegal di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara pada 27 Februari 2019 juga sempat menghebohkan masyarakat.
 
Kasus penyidik KPK Novel Baswedan juga masih mendapat sorotan. Novel diserang orang tak dikenal pada 11 April 2019.
 
Amiruddin mengungkapkan kasus Novel sudah selesai ditangani sejak dua bulan lalu. Komnas HAM kini menyerahkannya pada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengungkapnya. 
 
"Kami sudah merekomendasikan kapolri untuk membentuk tim lebih lanjut," jawab dia singkat. 
 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif