Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Capaian KLHK Tangani Karhutla Sepanjang 2015-2019

Nasional kebakaran hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Arga sumantri • 09 September 2019 20:10
Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupaya keras menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penegakan hukum karhutla juga menjadi fokus KLHK.
 
Catatan KLHK, sepanjang 2015-2019 telah melakukan fungsi pengawasan terhadap 532 izin yang melibatkan 177 perusahaan. Rinciannya, sebanyak 170 izin melibatkan 53 perusahaan pada 2015. Pada 2016, pengawasan dilakukan terhadap 74 izin dan 30 perusahaan.
 
Pada 2017, pengawasan dilakukan terhadap 34 izin dan 13 perusahaan. Tahun berikutnya, pengawasan dilakukan terhadap 136 izin dan 42 perusahaan. Sepanjang 2019, pengawasan 118 izin dan 39 perusahaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kementerian yang dipimpin Siti Nurbaya itu juga telah mengeluarkan 427 sanksi administrasi. Jumlah itu terdiri dari 63 sanksi administrasi dan 364 surat peringatan.
 
Rinciannya, ada 27 sanksi administrasi yang dikeluarkan KLHK pada 2015 dengan jenis sanksi 16 pembekuan izin, 3 pencabutan izin, dan 8 paksaan pemerintah. Pada 2016, sebanyak 130 sanksi administrasi dikeluarkan KLHK dengan rincian, 15 paksaan pemerintah dan 115 surat peringatan.
 
Pada 2017, ada 9 sanksi administrasi dengan jenis paksaan pemerintah. Tahun berikutnya, ada 8 sanksi adiministrasi yang dikeluarkan dengan jenis sanksi paksaan pemerintah. Sepajang 2019, ada 4 sanksi paksaan pemerintah dan 249 surat peringatan.
 
KLHK juga mencatat ada 174 kasus karhutla yang dibawa ke ranah pidana. Sebanyak 99 kasus di antaranya diungkap oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) KLHK. 75 kasus sisanya hasil fasilitasi Polri dan Kejaksaan. Lalu, ada 17 gugatan atau upaya hukum perdata. Khusus ranah perdata, sebanyak satu perusahaan telah dieksekusi terkait karhutla. Sedangkan, ada 5 perusahaan yang sedang dalam proses eksekusi, lalu ada 3 perusahaan yang dalam tahap persiapan eksekusi.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif