Presiden Joko Widodo/MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo/MI/Ramdani

Jokowi Geram Kasus Covid-19 di Tanah Air Memburuk

Nasional Virus Korona presiden jokowi pandemi covid-19
Nur Azizah • 30 November 2020 11:52
Jakarta: Presiden Joko Widodo geram melihat angka kasus covid-19 tak kunjung membaik. Mulai dari kasus aktif, kesembuhan, hingga kasus kematian.
 
Berdasarkan data per 29 November 2020, kasus aktif di Indonesia sekitar 71.658. Jumlah ini naik menjadi 13,4 persen bila dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
 
"Meski ini lebih baik dari angka rata-rata dunia, tetapi hati-hati ini lebih tinggi dari rata-rata minggu yang lalu. Minggu lalu masih 12,78 persen," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 30 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokowi juga kesal melihat persentase kesembuhan turun, dari yang sebelumnya 84,03 persen menjadi 83,4 persen. Ia menyebut ini dampak kasus aktif meningkat pada pekan lalu.
 
"Ini memburuk semuanya. Karena adanya tadi, kasus yang memang meningkat lebih banyak di minggu-minggu kemarin," ujar Jokowi.
 
Baca: Klaster Perkantoran Merusak Apresiasi Jokowi Atas DIY
 
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada empat klaster baru covid-19 pekan ini. Empat klaster baru itu ialah klaster perjalanan dinas dari Surabaya di Bangka Barat; Lurah Petamburan Jakarta Pusat; guru-guru di kota Gorontalo; dan guru-guru di Bone Bolango.
 
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal meningkatkan tracing, testing, dan treatment (3T) untuk antisipasi lonjakan kasus. Selain itu, Kemenkes bakal berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan kesiapsiaagan dengan meningkatkan kapasitas ruang isolasi dan intensive unit care (ICU).
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif