Ketua KPK Firli Bahuri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Ketua KPK Firli Bahuri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Terpopuler Nasional: OTT Bupati Banggai Laut Hingga Ketegasan Kapolri Lawan Premanisme Ormas

Nasional Virus Korona OTT KPK pandemi covid-19 protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab
Juven Martua Sitompul • 04 Desember 2020 08:59
Jakarta: Sejumlah berita nasional Medcom.id pada Kamis, 3 Desember 2020, menjadi sorotan pembaca. Berita yang paling banyak dibaca publik mulai dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah positif covid-19, hingga Kapolri Jenderal Idham Azis tegas menyatakan negara tak akan kalah dengan premanisme organisasi masyarakat (ormas).
 
Berikut tiga berita kanal nasional Medcom.id yang paling banyak dibaca kemarin:
 
1. KPK Tangkap Bupati Banggai Laut

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan terhadap Bupati Banggai Laut, Sumatera Tengah, Wenny Bukamo. Proses penangkapan masih berlangsung.
 
"Kami masih menunggu hasil kerja rekan-rekan penindakan ya," kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada Medcom.id, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Wenny ditangkap sekitar pukul 13.00 WIB. Firli belum menjelaskan dugaan praktik rasuah yang melibatkan orang nomor satu di Banggai Laut itu.
 
Selengkapnya baca di sini:
 
2. Menaker Ida Fauziyah Positif Covid-19
 
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah terkonfirmasi positif covid-19. Ida dinyatakan positif setelah menjalani uji usap.
 
"Iya betul hasil tes polymerase chain reaction (PCR) saya positif covid-19," kata Ida melalui pesan singkat, Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Ida mengaku dalam kondisi stabil. Saat ini, dia tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya.
 
Selengkapnya baca di sini:
 
3. Kapolri: Negara Tak Boleh Kalah kepada Premanisme Ormas
 
Jakarta: Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan negara tak boleh kalah dengan aksi premanisme organisasi kemasyarakat (ormas). Polri akan menindak tegas ormas yang mencoba menghalangi proses hukum.
 
"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan sikat semua. Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," kata Idham dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Dia mencontohkan upaya anggota Front Pembela Islam (FPI) mengadang polisi saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Imam Besar Imam Besar Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Aksi tersebut dapat dinilai perbuatan melawan hukum.
 
Selengkapnya baca di sini:
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif