Ilustrasi keluarga. Medcom.id
Ilustrasi keluarga. Medcom.id

Jaga Keluarga dengan 3M

Nasional Virus Korona protokol kesehatan Ingat Pesan Ibu Satgas Covid-19
Renatha Swasty • 08 Oktober 2020 16:37
Jakarta: Penularan virus korona (covid-19) banyak muncul di keluarga-keluarga. Klaster keluarga muncul setelah aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya kembali menggeliat.
 
Namun, kembalinya aktivitas diikuti dengan meningkatnya penyebaran virus korona. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyebut tak bisa dipungkiri titik temu sejumlah klaster covid-19 ialah keluarga.
 
"Klaster keluarga ini enggak bisa dihindari sehingga ketika kita ingin melakukan suatu pencegahan di tingkat hulu, maka keluarga menjadi sentral. Dan klaster keluarga ini perlu dilakukan suatu intervensi," kata Hasto dalam diskusi di Youtube BNPB, Kamis, 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasto menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan, khususnya 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak bagi anggota keluarga. Terlebih, mereka yang sehari-hari mesti keluar rumah.
 
"Dan ketika keluarga dikuatkan, anak-anak di dalam keluarga (menjaga diri), bisa menjaga orangtua atau neneknya yang dia punya risiko tinggi," tutur Hasto.
 
Hasto mengingatkan anggota keluarga yang baru pulang ke rumah harus segera membersihkan diri dengan mandi dan keramas. Masker juga harus segera dicuci atau dibuang.
 
Dia menyarankan masyarakat menyiapkan wadah tertutup untuk menampung pakaian yang belum dicuci. Hasto juga mengingatkan bagi warga yang beragama muslim, sebelum berwudu selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
 
"Karena wudu kan memasukkan air ke mulut. Ini hal-hal kecil yang penting diperhatikan," tutur dia.
 
Kepala Sub Bidang Sosialisasi Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Dwi Listyawardani menambahkan tidak ada salahnya menggunakan masker meski di dalam rumah. Sebab, setiap orang tidak mengetahui kondisi masing-masing, meskipun satu keluarga dan tinggal bersama.
 
Apalagi, banyak ditemukan pasien positif covid-19 tanpa gejala. Dia mengingatkan banyak anak muda terlihat sehat padahal terjangkit covid-19.
 
Hal ini bisa berbahaya bila tinggal dengan orang risiko tinggi, seperti memiliki penyakit bawaan atau usia tua. "Mau tidak mau di dalam kelurga diterapkan 3M. Apalagi rumahnya kecil. Harus kita waspadai, di daerah perkotaan angkanya (covid-19) tinggi karena tempat tinggal kecil, jarak antara satu dan yang lain sulit dijaga," tutur dia.
 
Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 baru-baru ini mengampanyekan #ingatpesanibu. Pemerintah berharap kampanye ingat pesan ibu efektif mengajak masyarakat disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
 
Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif