Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Penyebar Hoaks Ijazah Palsu Presiden Jokowi Tidak Ditahan

Nasional hoax
Lukman Diah Sari • 20 Januari 2019 10:54
Jakarta: Polisi menangkap penyebar hoaks ijazah palsu Presiden Joko Widodo, Umar, 28. Namun, Umar tidak ditahan.
 
Karopnemas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, alasan tak ditahannya Umar adalah keputusan dari penyidik. "Tentunya dari hasil gelar perkara dan alasan obyektif dan subyektifnya sudah dianalisis tentunya," ucap Dedi, Minggu, 20 Januari 2019.
 
Selain itu, kata Dedi, ancaman hukuman Umar pun di bawah lima tahun. Sehingga memungkinkan untuk tidak ditahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya ancamanan 2 tahun, jadi tidak ditahan. Itu kalau dari perspektif alasan yuridisnya," imbuhnya.
 
Dedi mengungkap, ijazah SMA milik Presiden Joko Widodo asli. Hal itu, sesuai dengan penjelasan yang diberikan pihak sekolah. Yakni, kala itu Presiden Joko Widodo adalah lulusan Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan yang merupakan cikal bakal dari SMAN 6 Surakarta.
 
Akibat perbuatannya, Umar dijerat Pasal 14 ayat 2, Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946, dan/atau Pasal 207 KUHP.
 
Baca:Penyebar Hoaks Ijazah Palsu Presiden Jokowi Ditangkap
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi