183 Keluarga Korban Lion Air Berkumpul di Jakarta
Ilustrasi--Penumpang pesawat Lion Air duduk menunggu penerbangan di Bandara Soekarno Hatta. (Foto:MI/Sumaryanto)
Jakarta: Manajemen Lion Air kembali mendatangkan 17 perwakilan keluarga korban musibah Lion Air JT610 ke Jakarta. Total kini sudah 183 perwakilan keluarga korban dari daerah yang berkumpul di Ibu Kota.

"(183) keluarga korban sudah didatangkan ke Jakarta," kata Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala, Selasa, 30 Oktober 2018.

Sebanyak 168 perwakilan keluarga berasal dari Pangkal Pinang, Kepulauan Riau. Tiga dari Medan, Sumatera Utara; dua dari Padang, Sumatera Barat; empat dari Yogyakarta; dua orang dari Madiun, Jawa Timur, dan empat orang dari Demak, Jawa Tengah.


Keluarga korban mendapat pendampingan psikolog selama di Jakarta. Pendampingan terpusat di posko utama crisis center JT610 Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Manajemen Lion Air pun akan rutin mengunjungi posko JT610 di Halim Perdanakusuma, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, posko di Karawang dan Tanjung Priok. "Kami akan terus berkoordinasi," kata Danang.

Danang meminta pihak keluarga bersabar. Dia berharap, evakuasi berjalan lancar.

Baca: Keluarga Korban JT610 Diminta Bersabar

Lion Air JT610 rute Jakarta-Tanjung Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin, 29 Oktober 2018. Saat kejadian pesawat mengangkut total 189 orang. Sebanyak 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua bayi dengan dua pilot dan enam flight attendant (FA).

Hingga saat ini, sudah ada 26 kantong jenazah yang dikirim ke Jakarta. Penyisiran pun saat ini dilakukan di sekitar perairan Tanjung Pakis dan perairan Muara Bungin.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id