Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto (kiri). Foto: Ramdani/MI
Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto (kiri). Foto: Ramdani/MI

Abdul Basith Berencana Menggagalkan Pelantikan Presiden

Nasional demo massa
Kautsar Widya Prabowo • 09 Oktober 2019 08:47
Jakarta: Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) nonaktif Abdul Basith ingin menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019. Basith berencana meledakkan bom ikan berisi paku di sejumlah wilayah Jakarta Barat.
 
"Mereka berencana akan meledakkan bom-bom tersebut di sepanjang Grogol sampai dengan Roxy (Jakarta Barat)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Basith juga akan menggelar aksi massa untuk menolak sejumlah revisi undang-undang, serta mengangkat isu kebakaran hutan dan lahan. Namun, tujuan utama dari aksi tersebut ialah menggagalkan pelantikan presiden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Target utama mereka membatalkan pelantikan presiden," kata dia.
 
Polisi menetapkan Basith sebagai tersangka kasus kerusuhan saat aksi Mujahid 212 di Jakarta, Sabtu, 28 September 2019. Sembilan orang suruhan Basith berinisial S, OS, JAF, AL, AD, SAM, YF, ALI, dan FEB juga sudah menjadi tersangka.
 
Mereka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif