Gunung Tangkuban Perahu melontarkan abu hingga dua ratus meter dari puncak kawah. Dok: BNPB
Gunung Tangkuban Perahu melontarkan abu hingga dua ratus meter dari puncak kawah. Dok: BNPB

Gunung Tangkuban Perahu Kembali Erupsi

Nasional erupsi gunung
Candra Yuri Nuralam • 01 Agustus 2019 23:15
Jakarta:Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat kembali erupsi pada hari Kamis, 1 Agustus 2019 pukul 20.46 WIB. Ketinggian abu terpantau mencapai dua kilo meter dari permukaan laut.
 
"Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 180 meter dari dasar kawah atau sama dengan 2.084 meter di atas permukaan laut," Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Kamis 1 Agustus 2019.
 
Berdasarkan pemantauan awal, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur. Erupsi ini terekam oleh seismogram dengan amplitudo maksimum 50 milimeter dan durasi kurang lebih 11 menit 23 detik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus mengatakan saat ini Gunung Tangkuban Parahu berada pada satus level satu atau masih dalam kategori normal. Namuin, masyarakat dilarang untuk tetap waspada akan kemungkinan lain yang terjadi.
 
Agus merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung baik pengunjung, wisatawan maupun pendaki untuk tidak mendekati kawah yang ada di puncak. Jarak aman berada pada radius 500 meter dari kawah aktif atau sekitaran sepanjang area parkir bibir kawah dan tempat berdagang.
 
Masyarakat juga diminta agar mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas-gas vulkanik dan dihimbau tidak berlama-lama berada disekitar kawah aktif agar terhindar dari paparan gas. Paparan gas bisa berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.
 
Agus juga meminta masyarakat agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas. Itu, kata dia, bisa terjadi kapan pun.
 
(EKO)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif