Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel dalam program NewsMaker yang dipandu Direktur Pemberitaan Medcom.id, Abdul Kohar, Kamis, 30 Juli 2020.
Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel dalam program NewsMaker yang dipandu Direktur Pemberitaan Medcom.id, Abdul Kohar, Kamis, 30 Juli 2020.

Tak Ada Kongkalikong Seleksi Haji 2020 Nan Minimalis

Nasional ibadah haji
Fachri Audhia Hafiez • 30 Juli 2020 22:37
Jakarta: Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menegaskan lolosnya 13 warga negara Indonesia (WNI) ekspatriat dalam seleksi Haji 2020 tidak mudah. Pemerintah Arab Saudi mengatur seleksi dengan ketat.
 
"Saudi mengatakan, dalam sebuah baliho berbahasa Arab, 'tidak ada namanya kongkalingkong dalam pemilihan penentuan jemaah haji yang jumlahnya minimalis ini'," kata Agus dalam program NewsMaker yang dipandu Direktur Pemberitaan Medcom.id, Abdul Kohar, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Baca: Perjalanan Spiritual Dimulai bagi 1.000 Calon Jemaah Haji.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus mengatakan proses seleksi sangat transparan. Siapa pun yang menetap di Arab Saudi bisa mendaftar haji 'minimalis' tahun ini.
 
"Kawan-kawan diplomat semuanya juga daftar tapi satu pun enggak ada yang lolos," ujar Agus.
 
Beberapa ketentuan khusus diterapkan pemerintah Arab Saudi dalam menyeleksi calon jemaah Haji 2020. Di antaranya, belum melaksanakan ibadah haji, berusia 20-50 tahun, dan belum pernah beribadah haji.
 
Selain itu, kuota haji yang disediakan pemerintah Arab Saudi hanya seribu calon haji. Sebanyak 30 persen disediakan untuk masyarakat asli Saudi, sedangkan 70 persen warga asing yang tinggal menetap.
 
"Penduduk asli Saudi sempat protes juga hanya diberi (jatah) 30 persen. Karena di sini ternyata banyak orang Saudi usia 20-30 tahun belum pernah haji," ucap Agus.
 

(SUR)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif