NEWSTICKER
Sejumlah rangkaian KRL terpakir di Depo Depok, Jawa Barat, Senin, 23 Maret 2020. Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha
Sejumlah rangkaian KRL terpakir di Depo Depok, Jawa Barat, Senin, 23 Maret 2020. Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Social Distancing Mulai Terasa di KRL

Nasional Virus Korona
Cindy • 24 Maret 2020 11:28
Jakarta: PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyebut perjalanan kereta rel listrik (KRL)
tak ada diwarnai penumpukan penumpang. Kondisi menjadi lebih baik setelah evaluasi penyesuaian jadwal operasional, Senin, 23 Maret 2020.
 
"Work from home (WFH) semakin efektif, perjalanan KRL normal. Kita berharap ini bisa membantu kita semua memutus peredaran virus (korona atau covid-19)," kata VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba kepada Medcom.id, Senin, 2 Maret 2020.
 
Menurut dia, pihaknya senantiasa melayani pengguna yang terpaksa menggunakan transportasi umum untuk kebutuhan mendesak di tengah wabah korona. Namun, dia mengimbau sebisa mungkin warga tetap berada di rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau untuk jalan-jalan tolong jangan, khususnya buat ibu atau bapak yang masih membawa anak kecil," ucap Anne.
 
Pernyataan Anne didukung kicauan warganet lewat media sosial Twitter kepada @CommuterLine milik PT KCI. Sejumlah pengguna menguggah foto kondisi di gerbong kereta yang menerapkan social distancing (jaga jarak).
 
Seorang penumpang, Juliana Bella, bersyukur jadwal operasional kembali normal. Alhasil, gerbong yang dinaikinya tak ramai sehingga masih ada jarak antarpenumpang.
 
"Please, tiap hari bisa begini #SocialDistancing," kata Juliana dalam akun @jubelchris.
 
Hal serupa juga dinyatakan pengguna KRL, Ibnu Kautsar. Dia merasa kondisi gerbong pagi ini lebih baik dibanding kemarin.
 
"Terimakasih @CommuterLine atas evaluasinya," ungkap ibnu lewat akun @InoeyKP.
 
<i>Social Distancing</i> Mulai Terasa di KRL
Tangkapan layar dari Twitter
 
Baca:Ironi Social Distancing di Gerbong KRL
 
PT KCI mengevaluasi penyesuaian jadwal operasional KRL setelah sempat dipangkas menjadi pukul 06.00-20.00 WIB dengan 713 perjalanan, Senin 23 Maret 2020. Kebijakan ini membuat penumpukan penumpang di stasiun dan gerbong kereta.
 
KRL kembali beroperasi mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB dengan 991 perjalanan per hari. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh 80 stasiun dan seluruh rute KRL.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif