Beras. Foto: MI/Jhoni Kristian.
Beras. Foto: MI/Jhoni Kristian.

Moeldoko Sebut Impor Beras Masih Dibutuhkan

Nasional impor beras
Achmad Zulfikar Fazli • 20 September 2018 13:49
Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Indonesia masih membutuhkan impor beras pada tahun ini. Pasalnya, produksi beras dalam negeri tidak mencukupi kebutuhan nasional.
 
Moeldoko mengungkapkan ‎sampai dengan 2015, Indonesia masih impor kurang lebih 1,5 juta ton beras. Bahkan, kata dia, impor pun masih jadi kebutuhan hingga saat ini.
 
"Bagaimana perkembangan sampai sini, secara realistis, kita memang masih perlu impor," ungkap Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, kata dia, ada penyusutan lahan pertanian ‎di berbagai daerah dengan data terakhir sekitar 24 persen. Alhasil, ada ketidakseimbangan antara produksi dan kebutuhan beras secara nasional yang mencapai 2,4 juta ton perbulan.
 
"Jadi memang secara alami ada penyusutan karena ada pembangunan jalan tol, kawasan industri yang dibuka, sehingga mengurangi tanah-tanah itu, sehingga secara logika kebutuhan beras nasional tidak bisa diproduksi sepenuhnya oleh kita," jelas dia.
 
Baca: Pimpinan Lembaga Diimbau tak Adu Argumen di Media
 
Selain itu, lanjut dia, faktor cuaca serta hama juga sangat mempengaruhi produktivitas beras di Tanah Air. Impor beras pun diperlukan.
 
"Impor tidak boleh pada saat petani lagi mau panen. Jadi kalau impor pas petani mau panen, saya sebagai Ketua HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) juga marah dong, saya memperjuangkan petani saya,"‎ ucap dia.
 
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah mengeluarkan izin impor 2 juta ton beras pada 2018. Izin impor diberikan secara bertahap, yakni 500 ribu ton sebanyak dua kali serta 1 juta ton.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif