Mensos Dorong Kepala Dinas Sosial Tuntaskan Penyaluran Bansos Agustus

Gervin Nathaniel Purba 08 Agustus 2018 13:40 WIB
Berita Kemensos
Mensos Dorong Kepala Dinas Sosial Tuntaskan Penyaluran Bansos Agustus
Menteri Sosial Idrus Marham (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Jakarta: Kepala Dinas Sosial memiliki peran penting dalam menyukseskan penyaluran bantuan sosial (bansos). Oleh karena itu Kepala Dinas Sosial diminta bekerja maksimal agar penyaluran bansos dapat tuntas pada Agustus 2018. 

"Kepala Dinas Sosial di seluruh Indonesia merupakan garda terdepan untuk menyukseskan penyaluran bansos," ujar Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham pada pembukaan rapat koordinasi (rakor) percepatan penyaluran bansos PKH, BPNT, dan Rastra di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Agustus 2018.

Agar penyaluran bansos bisa tuntas hingga akhir Agustus, Idrus meminta setiap Kepala Dinas Sosial untuk memetakan faktor pendorong dan penghambat penyaluran bansos di masing-masing daerah. Setiap daerah tentu memiliki kondisi lingkungan berbeda, dan diperlukan penanganan yang berbeda pula.


"Kalau kondisi daerahnya sulit, tentu faktor penghambatnya jauh lebih besar," kata Mensos Idrus.

Mensos Idrus meminta kepada seluruh Kepala Dinas Sosial untuk membangun sebuah sistem agar penyaluran bansos sesuai target, sehingga jika ada hambatan bisa cepat direspons.

Mensos juga berpesan agar koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Bulog, Himbara, bawahan, dan lembaga lainnya bisa ditingkatkan. Ia ingin koordinasi di lapangan lebih efektif dan produktif. 

"Akan lebih bagus jika ada kesadaran masyarakat untuk aktif berpartisipasi. Namun jika masyarakatnya aktif, dan kita tidak siap, itu bisa menimbulkan masalah baru. Lebih bagus jika sama-sama siap," katanya.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh Kepala Dinas Sosial untuk melakukan perbaikan data setiap enam bulan sekali. Sampai hari ini, belum semuanya melakukan perbaikan data.

"Semua sepakat salurkan bansos berdasarkan data. Ke depan harus sudah diperbaiki dan disesuaikan dengan penyaluran berikutnya. Jika ada masalah perbedaan data, selesaikan dengan mekanisme yang ada," ucapnya.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id