Ilustrasi umrah. AFP
Ilustrasi umrah. AFP

Kemenag: 26 Ribu Jemaah Penuhi Syarat Usia Umrah di Masa Pandemi

Nasional ibadah umrah arab saudi indonesia-arab saudi
Atikah Ishmah Winahyu • 29 Oktober 2020 18:24
Jakarta: Pemerintah Arab Saudi berencana menerima kedatangan jemaah umrah dari luar negeri mulai 1 November 2020. Arab Saudi kembali membuka kedatangan jemaah umrah sejak ditutup 27 Februari 2020.
 
Arfi menuturkan sebanyak 59.757 jemaah umrah Indonesia mendapatkan nomor registrasi. Sebagian terdampak oleh kebijakan Saudi, sehingga tertunda keberangkatannya.
 
Mereka sudah mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan diinput dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada 26.328 jemaah atau 44 persen dari mereka yang sudah mendapat nomor registrasi, berusia 18 sampai 50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi ini,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 Oktober 2020.
 
(Baca: Arab Saudi Tingkatkan Kapasitas Umrah di Fase Kedua)
 
Dari jumlah itu, sebanyak 2.601 atau 4 persen berusia di bawah 18 tahun dan 30.828 atau 52 persen jemaah berusia di atas 50 tahun. Jemaah yang memenuhi kriteria usia 18-50 tahun dan sudah mendapatkan nomor porsi sebanyak 21.418 orang. Mereka ialah jemaah yang sudah melakukan pembayaran.
 
“Dari 21.418 jemaah, sebanyak 9.509 orang bahkan sudah lunas, sudah mendapat visa dan tiket keberangkatan saat terbitnya kebijakan penutupan oleh Saudi pada 27 Februari 2020,” lanjutnya.
 
Arfi mengatakan jemaah yang tertunda keberangkatan dan memenuhi kriteria persyaratan akan diutamakan untuk berangkat bila Saudi memberi izin kepada Indonesia. Sejumlah persyaratan lain yang juga harus dipenuhi, yakni penerapan protokol kesehatan dan lainnya.
 
Dia mengungkapkan pihaknya tengah memfinalkan rancangan Keputusan Menteri Agama atau KMA Penyelenggaraan Umrah di masa pandemi. KMA bakal mengatur persyaratan jemaah umrah.
 
"Tentu kami memperhatikan ketentuan Arab Saudi, termasuk juga ketentuan yang ditetapkan Kemenkes, Kemenkum HAM, Kemenhub, dan Satgas Covid-19 RI,” jelas dia.
 
Dia meminta jemaah yang sudah mendaftar namun belum memenuhi syarat keberangkatan bersabar. Keberangkatan mereka bakal tertunda hingga pandemi berakhir.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif