Mendagri tak Acuhkan Risma
Mendagri Tjahjo Kumolo. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo enggan menanggapi keberatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini soal anggaran tunjangan hari raya (THR) anggota DPRD yang dibebankan ke APBD. Menurut Tjahjo tidak ada lagi yang perlu dipersoalkan. 

"Tanya Bu Risma sendiri. Wong itu surat yang kami buat adalah permintaan daerah pada saat kami rakor, kok," kata Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 6 Juni 2018.

Bahkan, dalam rakor itu, kata dia, turut dihadiri kepala daerah, sekretaris daerah, dan ketua DPRD seluruh Indonesia. Semuanya setuju dan tak ada yang keberatan. 


"Apakah benar Pemkot Surabaya miskin sekali nggak ada uang? Anggaran gaji pegawai tinggi sekali lho," jelas Tjahjo. 

(Baca juga: Pemkot Surabaya Tak Punya Anggaran untuk THR)

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini heran dengan adanya kebijakan pemerintah pusat terkait kenaikan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dibebankan ke APBD. Pasalnya, pihaknya tidak mengalokasikan dana tersebut di dalam APBD 2018 Kota Surabaya.

"Kami belum alokasikan dananya (THR, red). Jadi anggarannya enggak ada," kata Risma, sapaan akrabnya, di Surabaya, Rabu, 6 Juni 2018.

Kebijakan pemberian THR dan gaji ke-13 untuk 2018 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena menambahkan tunjangan kinerja di dalamnya. Sehingga, penerima THR akan mendapatkan tunjangan sebesar hak keuangan bulanan.

Untuk bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota, pimpinan, dan anggota DPRD, THR dan gaji ke-13 tersebut meliputi gaji pokok atau uang representasi, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan. Sementara untuk PNS pemda, selain ketiga hak tersebut, ditambahkan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan.

Hal tersebut diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 903/3387/SJ yang ditandatangani oleh Tjahjo Kumolo pada 30 Mei 2018 dan diedarkan ke seluruh
kepala daerah dan ketua DPRD.

(Baca juga: Menkeu Telah Cairkan Rp15,4 Triliun THR PNS-Pensiunan)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id