Dosen Wajib Dampingi Organisasi Kerohanian di Kampus
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

Jakarta: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir meminta dosen mendampingi kegiatan organisasi kerohanian di kampus.  Langkah ini untuk menjaga lingkungan kampus, sekaligus mengantisipasi penyebaran paham radikal dan intoleransi.

"Organisasi kerohanian harus didampingi oleh para dosen," ucap Nasir di Gedung D Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu 16 Mei 2018.

Nasir tak melarang adanya kegiatan kerohanian di lingkungan kampus. Namun, mengingat kegiatan kerohanian rawan disusupi ajaran radikal, maka dosen memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan.


"Semua organisasi silakan tidak apa-apa. Kita ingin mengembangkan semua tapi harus didampingi oleh para dosen yang bertanggung jawab," kata Nasir.

Kedepannya, organisasi di kampus tetap akan dipantau lebih intensif oleh rektor beserta dosen.
"Tidak boleh liar lagi. Semua harus terkoodinasi," tutur Nasir

Upaya menangkal penyebaran paham radikalisme di perguruan tinggi, kata Nasir, sudah dilakukannya sejak 2015.  "Kita lakukan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan, kemudian di 2017 kita safari, melakukan deklarasi seluruh perguruan tinggi Indonesia pada Agustus 2017.  Di 2018 akan ditindaklanjuti lagi," papar Nasir.


 



(CEU)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360