Ilustrasi rokok. Medcom.id
Ilustrasi rokok. Medcom.id

Kenaikan Harga Rokok Dinilai Belum Signifikan

Nasional rokok
Siti Yona Hukmana • 01 Juni 2020 20:31
Jakarta: Keputusan pemerintah menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23 persen dan harga jual eceran (HJE) rokok sebesar 35 persen dinilai belum berdampak signifikan. Masih banyak anak-anak usia 10-18 tahun yang bisa membeli rokok dengan harga murah.
 
"Cukai tiap tahun naik, fakta dilapangan tak cukup signifikan, mau 10 persen, fakta di lapangan tak mampu mendongkrak harga rokok menjadi mahal," ujar Ketua Lentera Anak, Lisda Sundari, dalam diskusi daring bertema Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2020, Senin, 1 Juni 2020.
 
Pedagang kini menjual rokok sebesar 85 persen dari banderol. Jika harga dibanderol sebesar Rp10 ribu, pedagang boleh menjual rokok seharga Rp8.500.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lisda menilai harga rokok di pasaran masih terbilang murah. Rokok bisa dibeli secara eceran.
 
"Jadi ketika kebijakan rokok dinaikan tahun depan tak otomatis naik, kemudian walaupun dinaikkan harganya tak signifikan apalagi bisa beli secara eceran," ujar dia.
 
Baca: 60 Persen Pelajar Perokok Aktif
 
Menurut di, harga rokok juga menjadi semakin murah dengan adanya diskon rokok. Pemotongan harga rokok diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 156 Tahun 2018 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Direktur Jenderal Bea Cukai Nomor Per-37/BC/2017 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau.
 
Dia melarang keras kebijakan diskon rokok tersebut. Selain meningkatkan jumlah perokok anak, peraturan itu dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Aturan ini memuat ketentuan pelarangan potongan harga produk tembakau atau diskon.
 
"Rokok bukan untuk wajib dikonsumsi, kalau mau diskon itu sembako. (Rokok) harusnya harganya mahal, kalau cukai naik tapi di lapangan tak siginifikan," tegas Lisda.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif