Penyelam Terkendala Lumpur Hingga Satu Meter
Lion Air JT610 jenis 737 Max-8. (FOTO: dok Lion Air)
Karawang: Pencarian bangkai pesawat Lion Air JT-610 masih terus dilakukan. Hari ketiga pencarian, anggota Ditpolairud disebar ke sejumlah titik lokasi, yang diduga objek bangkai pesawat Lion Air JT610.

Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Lotharia Latif mengakui dalam pencarian kali ini, pihaknya mengalami sejumlah kendala. "Ada lumpur dan jarak pandang terbatas," katanya di atas KP Kolibri, perairan Karawang, Jawa Barat, Rabu, 31 Oktober 2018.

Meski begitu, kata dia, pihaknya tak akan menyerah. Apa lagi, pencarian dilakukan menggunakan alat berteknologi tinggi.


"Beberapa titik tersentuh kita selam kembali, tentu dengan faktor keselamatan," ucapnya.

(Baca: Kapal Pencari Lego Jangkar Malam Ini)

Instruktur selam yang turut menyelam, Sanny limbunan mengaku tak bisa melihat ke dalam laut. "Jarak pandang hanya dua meter, kondisinya masih ada matahari," kata Sanny.

Tak hanya itu, menurutnya, semakin masuk ke dalam laut, lumpur justru semakin naik hingga satu meter. Saat itu dirinya dan penyelam lainnya berada di kedalaman 27 meter.

"Begitu goyang, lumpurnya naik," ucapnya. 

Dia mengaku tak melihat serpihan saat menyelam. Hanya ada jejak lumpur. Sedangkan arus saat menyelam tak begitu kencang.

"Saya berkeliling sekitar radius 50 meter dari titik diduga jatuhnya pesawat," pungkas Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia itu.



(JMS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id