Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berbincang dengan pengungsi di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Senin, 1 April 2019/Medcom.id/Dheri Agriesta
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berbincang dengan pengungsi di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Senin, 1 April 2019/Medcom.id/Dheri Agriesta

Relokasi Korban Banjir Bandang ke Jalan Jayapura-Wamena

Nasional banjir bandang
Dheri Agriesta • 01 April 2019 15:40
Jayapura: Gubernur Papua Lukas Enembe menyanggupi permintaan Presiden Joko Widodo untuk menentukan wilayah relokasi korban banjir bandang Sentani. Lukas telah mengirim tim untuk mencari lokasi baru.
 
"Kita harap, harus sepanjang Jayapura-Wamena," kata Lukas di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Senin, 1 April 2019.
 
Lukas menjamin lahan baru itu akan ditetapkan setelah ditemukan oleh tim pencari. Pemerintah Provinsi kemudian akan membebaskan lahan itu agar segera dibangun hunian tetap buat korban banjir bandang Sentani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Presiden meminta Gubernur Papua Lukas Enembe berkoordinasi dengan pejabat terkait menentukan lokasi baru layak huni. Setelah itu pemerintah daerah diminta membebaskan lahan baru tersebut.
 
(Baca juga:Presiden Saksikan Penekenan Alih Fungsi Lahan Cagar Alam Cyclops)
 
"Setelah ditetapkan baru kita masuk untuk pembangunan rumahnya. Tapi saya ingin agar secepatnya penetapan lokasi," kata Jokowi.
 
Presiden Jokowi menegaskan penanganan pengungsi merupakan langkah awal yang diambil pemerintah. Ia berjanji penanganan bencana di Sentani tak berhenti sampai di situ.
 
Pemerintah juga memikirkan rencana jangka panjang seperti penghijauan kembali kawasan Cagar Alam Cycloop dan Danau Sentani. Reboisasi harus dilakukan agar bencana tak lagi terulang.
 
Penanganan jangka panjang ini telah dimulai dengan penandatanganan nota kesepakatan pemulihan kawasan Cagar Alam Cycloop dan Danau Sentani. Nota kesepakatan ini diteken 16 pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat adat setempat.
 
(Baca juga:Presiden 'Melantai' Dengarkan Curhat Pengungsi di Sentani)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif