Pemakaman jenazah pasien covid-19. AFP/Adek Berry
Pemakaman jenazah pasien covid-19. AFP/Adek Berry

MUI Siap Buatkan Fatwa Pemakaman Bertingkat ala Makkah

Nasional fatwa mui Virus Korona
Fachri Audhia Hafiez • 16 September 2020 19:31
Jakarta: Indonesia bisa meniru protokol pemakaman jenazah pasien virus korona (covid-19) di Ma'la, Makkah, dan Baqi, Madinah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap membuat fatwa seputar pemakan beberapa jasad di satu lahad untuk merespons keterbatasan lahan pemakaman.
 
"Ajukan permintaan ke komisi fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia). Itu bisa dibahas untuk bisa meniru Baqi atau Ma'la," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Halal Nasional (DHN) MUI Najamuddin Ramly saat berbincang dengan Medcom.id, Rabu, 16 September 2020.
 
Fatwa MUI soal pemakaman covid-19 di Indonesia masih mengharamkan menumpuk jenazah dalam satu lahad. Hal itu dinilai mencederai kehormatan jenazah yang lebih dulu dikubur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut pemakaman dengan menumpuk jenazah dibolehkan saat situasi darurat. Contohnya saat bencana alam yang menelan banyak korban atau banyak jenazah yang identitasnya tidak bisa dikenali.
 
"Seperti tsunami di Aceh atau Palu yang tempat kejadian yang menimbulkan banyak korban," ujar Ramly.
 
Teknik tersebut membuat Makkah dan Madinah tidak kekurangan lahan permakaman. Khususnya para jemaah yang wafat saat haji. Namun, dia belum mengetahui teknik pemakaman susun bisa diimplementasikan dengan struktur tanah di Indonesia.
 
Ramly tak memungkiri saat lahan pemakaman untuk jenazah pasien virus korona (covid-19) kian menipis, contohnya di DKI Jakarta. Teknik pemakaman Ma'la dan Baqi berupa satu liang dengan tiga susun lahad, layaknya ranjang bertingkat.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif