Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Indonesia Bakal Punya 6 Versi Vaksin Covid-19, Eijkman Paling Cepat

Nasional Virus Korona vaksin covid-19 Satgas Covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 27 Oktober 2020 15:18
Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia akan memiliki enam versi vaksin virus korona (covid-19). Salah satunya dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman yang memiliki progres bibit vaksin paling cepat.
 
“(Banyak versi muncul) karena pengembangan vaksin oleh enam institusi pakai platform berbeda-beda,” kata Bambang di Media Center Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Jakarta Timur, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Selain Eijkman, pengembang vaksin lain, yakni Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Airlangga. Vaksin dikembangkan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Duterte Tegaskan Filipina Bukan 'Pengemis' Vaksin Covid-19
 
Bambang mengatakan bibit vaksin LBM Eijkman dikembangkan menggunakan platform subunit protein rekombinan. Bibit vaksin ini tengah memasuki tahap uji hewan.
 
“Diharapkan bisa selesai dan hasilnya memuaskan pada akhir tahun ini,” ujar Bambang.
 
Bibit vaksin yang dinyatakan lolos uji hewan akan diserahkan ke PT Bio Farma. Mereka akan memproduksi bibit vaksin skala kecil untuk uji klinis tahap 1, 2, dan 3. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kemudian menentukan apakah bibit vaksin itu bisa diproduksi massal atau tidak.
 
“Enam institusi ini menunjukkan kepedulian para peneliti dan dosen untuk mencari solusi covid-19. Menurut saya ini luar biasa,” tutur dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif