Pemerintah Disarankan Mendudukkan Seluruh Pembina Ormas

13 September 2018 14:11 WIB
bentrok ormas
Pemerintah Disarankan Mendudukkan Seluruh Pembina Ormas
Ilustrasi. (Foto: MI/Panca Syurkani)
Jakarta: Pengamat Sosial Maman Suherman menilai agresivitas organisasi kemasyarakatan tidak bisa terus dibiarkan. Kecenderungan untuk melakukan kekerasan, penyerangan, bahkan memicu bentrok dengan masyarakat harus dihentikan.

Salah satu upaya untuk menghentikan kekerasan yang berkaitan dengan ormas, kata Maman, adalah dengan mendudukkan seluruh pihak yang terlibat dengan ormas, termasuk pembinanya.

"Kalau (kekerasan) itu terus menerus dibiasakan dan dibiarkan menjadi bukan lagi sebagai kesalahan tapi budaya yang harus dipertahankan," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Kamis, 13 September 2018.


Maman mengatakan secara tidak sadar mungkin ormas tidak memilih secara khusus untuk melakukan kekerasan.

Namun kepentingan tertentu yang berkaitan dengan urusan perut, ekonomi, sampai dengan penguasaan lahan dan perlindungan terhadap kelompok membuat agresivitas ormas terus berlangsung.

Yang lebih bahaya, ungkapnya, menganggap kekerasan sebagai jalan untuk menyelesaikan masalah dan berujung pada persoalan yang berkepanjangan.

"Stakeholder ormas harus didudukkan semua dan lakukan konferensi pers bahwa apa yang dilakukan itu salah. Kalau perlu pembina mengeluarkan maklumat stop kekerasan, dengan begitu budaya kekerasan dalam ormas bisa ditekan," ungkap Maman.

Maman menambahkan komunikasi antara pemerintah dan ormas harus diintensifkan sebab akar rumput akan melakukan apa pun yang dinyatakan oleh 'petinggi' organisasinya. 

"Ketika pembina mengatakan stop, mereka akan ikut atau yang tidak patuh bisa dipecat dari organisasi, pada dasarnya mereka akan berhenti kok," jelas dia.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id