Penyerangan Polisi di Lamongan untuk Uji Palagan

Lukman Diah Sari 22 November 2018 19:53 WIB
terorismepenyerangan
Penyerangan Polisi di Lamongan untuk Uji Palagan
Ilustrasi- Medcom.id.
Jakarta: Pelaku penyerangan polisi di Lamongan, Jawa Timur, Eko Ristanto, 35, disebut baru dalam aksi teror. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, mengungkap, palagan Eko belum teruji di kelompok teror. 

"Dia kan orang baru. Palagannya dia belum teruji istilahnya. Teruji palagannya itu pada saat menyerang dan ketangkap kemaren itu," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 22 November 2018. 

Dedi mengungkap, Eko belum mempunyai pengalaman dalam aksi-aksi teror. Pemahaman mantan polisi itu soal aksi teror juga masih sangat kurang.


"Belum bisa dia. Dia cuma disuruh-suruh berguru saja," tambahnya. 

Eko, tutur Dedi, terpapar aksi terorisme selama masih menjadi tahanan karena kasus penembakan guru ngaji. Saat di dalam tahanan, Eko didoktrin oleh kelompok radikal. 

"Keluar dia masih berhubungan lewat media sosial. Dia disuruh, kamu ke sana (lapas lain), disuruh di dalam LP itu. Disuruh pada saat kunjungan," ujarnya.

Selama doktrin tersebut, kata Dedi, Eko diberi jaminan surga bila telah melakukan jihad. Saat itu, Eko dibebaskan memilih cara menyerang dengan caranya sendiri. 

Baca: Fakta Seputar Penyerangan Polisi di Lamongan

"(Penyerangan di Lamongan) Inisiatif dia sendiri, tapi terinspirasi jihad yang dilakukan tidak harus menunggu kamu punya bom, kamu punya senjata, punya parang yang lancip, cukup dengan alat yang kamu miliki bisa menyerang," bebernya. 

Dedi mengungkap, usai bebas dari tahanan. Eko telah mengunjungi empat lembaga pemasyarakatan yang diisi narapidana teroris. Yakni, Madiun, Sidoarjo, Porong, dan Malang. 

"Jadi dia itu disuruh keliling untuk meyakinkan dia, betul-betul yakin, meningkatkan keyakinan dia. Ajaran di mereka itu ajaran yang sifatnya absolute," jelasnya. 

Baca: Polisi Diserang di Lamongan Jalani Operasi Mata



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id