Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali. (Foto: MI/Mohamad Irfan)
Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali. (Foto: MI/Mohamad Irfan)

Pusat Pemerintahan dan Bisnis di Jakarta Dinilai Tak Lagi Ideal

Nasional pemindahan ibukota berita dpr
Whisnu Mardiansyah • 30 April 2019 11:08
Jakarta: Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali mendukung penuh wacana pemindahan ibu kota negara. Kondisi Jakarta sebagai pusat bisnis dan pemerintahan dinilai tak ideal.
 
"Karena memang kondisi Jakarta sebagai ibu kota negara sebagai pusat bisnis sekarang ini sudah tidak memadai, tingkat kemacetan, hingga kebutuhan akan hunian," kata Amali saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa, 30 April 2019.
 
Indonesia bisa berkaca dari kesuksesan negara-negara lain yang memisahkan pusat pemerintahan dengan pusat bisnis. Malaysia, Australia, Brazil sudah membuktikan kesuksesan memindahkan ibu kota negaranya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya kira ini harus ada keberanian memulai. Memang belum tentu akan selesai pada periode ini," ujar Amali.
 
Amali berharap, pada periode kedua nanti jika ditetapkan sebagai pemenang pemilu, Presiden Joko Widodo berani merealisasikan wacana ini. Master plan perencanaan mulai dari tata kota dan birokrasinya mulai dirumuskan.
 
Baca juga:Pemindahan Ibu Kota Tak Mengurangi Kemacetan Jakarta
 
"Perencanaannya harus sudah lebih maju lagi. Kalau kemarin masih wacana," ucap Amali.
 
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai rencana pemindahan ibu kota. Presiden ingin rencana pemindahan ibu kota dikerjakan serius.
 
Saat membuka ratas, kepala negara mengatakan pemindahan ibu kota harus dilakukan secara visioner. Jangan sampai rencana ini hanya menjadi rencana jangka pendek.
 
"Kita harus berbicara tentang kepentingan yang lebih besar untuk bangsa, negara, dan kepentingan visioner dalam jangka yang panjang sebagai negara besar dalam menyongsong kompetisi global," kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Menurut dia, rencana pemindahan Ibu Kota ini juga harus bisa menjawab sejumlah pertanyaan. Pertama, apakah di masa yang akan datang DKI Jakarta sebagai Ibu Kota negara mampu memikul dua beban sekaligus, yaitu sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik sekaligus pusat bisnis.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif