Basarnas Masih Temukan Banyak Bagian Tubuh Jenazah
Basarnas melakukan penyisiran di sekitar pantai untuk menemukan puing-puing dan penumpang pesawat Lion Air PK-LQP di Pantai Pakis Jaya, Tanjung Pakis, Jawa Barat. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Deputi Bidang Operasi Basarnas Nugroho Budi Wiryanto mengakui tim penyelam masih menemukan banyak korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610. Banyak bagian tubuh korban yang ditemukan.

"Sebelum menyelam kami kerahkan ROV (Remote Operating Vehicle) sejauh 250 meter, ternyata kami masih temukan banyak bagian tubuh jenazah yang harus dievakuasi," ucap Nugroho ‎di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Jakarta, Minggu, 4 November 2018.

Pekerjaan hari ini, kata Nugroho, masih memantau dan terjun langsung di lokasi yang sama. Kepala Basarnas Muhammad Syaugi pun ikut bekerja di hari ketujuh pencarian.


Selain itu, tim juga berhasil mengangkat ‎serpihan kulit pesawat dan roda pendarat bagian depan. "Tim juga telah mendapatkan Flight Data Recorder (FDR) beberapa hari lalu, untuk ‎Cockpit Voice Recorder (CVR) belum juga ditemukan," terang dia.

Dia yakin, bila CVR ditemukan, penyebab jatuhnya pesawat Lion Air tersebut akan mendapatkan titik terang. "Masih dalam proses pencarian," ungkap dia.‎

Sebelumnya, Kapushidrosal TNI AL Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro menyatakan TNI AL akan bekerja keras mencari CVR yang masih belum ditemukan di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Jika menemukan CVR, kata dia, semua yang terjadi saat kecelakaan bisa diketahui.

"Kami akan optimalkan seluruh aset yang ada di KRI Rigel, masih ada satu belum ketemu. Memang agak sulit CVR itu. Saya coba optimalkan, karena itu kuncinya di situ," ucap Harjo Susmoto.

KRI Rigel telah bekerja secara maksimal. Kapal tersebut sudah menjangkau sekitar 80 kilometer (km) persegi dari titik jatuhnya pesawat Lion Air.

"CVR belum ketemu. Kalau yang lainnya saya kira sudah maksimum. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan waktu sedikit ini untuk menemukan CVR," jelas dia.





(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id